Dark/Light Mode

Kementerian PU Salurkan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Di Lebak

Jumat, 24 Juli 2026 21:39 WIB
Petugas Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Lebak, Banten. Dok. PU
Petugas Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Lebak, Banten. Dok. PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau El Nino di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti air minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya di tengah menurunnya ketersediaan sumber air.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan ketersediaan air menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan karena berperan mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, hingga pengentasan kemiskinan.

Baca juga : Kementerian PU Salurkan Air Bersih Untuk Warga Di WS Ciliwung Cisadane

"Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim," kata Dody dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold P. Ritiauw mengatakan penyaluran bantuan air bersih merupakan tindak lanjut arahan Menteri PU untuk mempercepat penanganan dampak kekeringan, baik bagi masyarakat maupun sektor pertanian.

"Sesuai arahan Bapak Menteri Pekerjaan Umum, seluruh jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air bergerak cepat mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan di berbagai wilayah. Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada masyarakat maupun lahan pertanian yang mengalami kekurangan air akibat keterlambatan penanganan," ujarnya.

Baca juga : Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Kurangi Ketergantungan Aspal Impor

Dalam pelaksanaannya, BBWS C3 mengerahkan tiga armada dump truck yang membawa tandon berkapasitas 3.000 liter air bersih untuk didistribusikan ke tiga desa, yakni Desa Banjarsari, Desa Sukaraja, dan Desa Jagabaya di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

Selain itu, BBWS C3 juga menurunkan dua unit mobile pump dan delapan unit pompa air guna mendukung penanganan kekeringan di wilayah tersebut. Salah seorang warga Kampung Pasir Keris, Desa Sukaraja, Muhammad Syarif, mengaku bantuan air bersih sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah, adanya bantuan air bisa membantu masyarakat Pasir Keris untuk memasak, untuk wudhu, dan sebagainya. Masyarakat Pasir Keris senang adanya bantuan air dikarenakan di Pasir Keris Desa Sukaraja kekeringan," ujarnya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM Untuk Ahli Waris Ketua RT

Kementerian PU menegaskan akan terus menyalurkan bantuan air bersih ke berbagai daerah terdampak musim kemarau sebagai upaya menjaga kualitas hidup masyarakat sekaligus memastikan aktivitas sehari-hari tetap berjalan meski menghadapi kekeringan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.