Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Tim Hukum Febrie: Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Praperadilan
- Rapat 4 Jam di BPKP, Hashim & Ara Bahas Pembentukan Tim Kawal Investasi Qatar
- Tahan Suku Bunga Di 5,75%, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
- Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan, MMB: Kado Indah HUT Kemerdekaan
- Juara Dewata Series, Igor Tolic Puji Mentalitas Skuad Persib
O2SN 2026, Rayakan Talenta dan Semangat Sportivitas Murid
Rabu, 19 Agustus 2026 14:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 234.803 murid dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026.
Ajang yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini tidak sekadar menjadi arena adu prestasi, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan pengembangan talenta olahraga generasi muda.
Mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, O2SN 2026 resmi dibuka pada Selasa (18/8/2026).
Penyelenggaraan tahun ini sekaligus menandai gelaran O2SN ke-19 dengan peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikdasmen Suharti mengatakan, semangat berprestasi para peserta O2SN sejalan dengan momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, kemerdekaan perlu diisi dengan karya, prestasi, dan keberanian untuk terus menjadi lebih baik.
“Selamat bertanding! Tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Junjung tinggi sportivitas,” ujar Suharti di Jakarta, Selasa (18/8).
Baca juga : Dirjen Tatang Ingin Anak SMK Jadi Karyawan Sebelum Lulus
Suharti menegaskan, O2SN bukan semata-mata perlombaan untuk menentukan siapa yang menang, terkuat, atau paling terampil.
Lebih dari itu, O2SN merupakan bagian dari upaya menemukan, mengembangkan, dan menjaga keberlanjutan talenta olahraga Indonesia.
“O2SN merupakan bagian penting dari upaya Indonesia untuk menemukan, mengembangkan, dan menjaga talenta-talenta Indonesia. Adik-adik sudah mengikuti perjalanan panjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, sampai sekarang di tingkat nasional. Kalian sudah memperjuangkan yang terbaik untuk bisa ada di sini,” bebernya.
Kepada para peserta, Suharti berpesan agar membawa tiga hal selama mengikuti O2SN. Pertama, bertanding dengan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
Kedua, membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah. Ketiga, menjadikan olahraga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.
Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, O2SN 2026 mencakup jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan khusus. Sebanyak 234.803 murid tercatat mendaftar untuk mengikuti ajang tersebut.
“Ini menunjukkan bahwa antusiasme adik-adik semua di bidang olahraga sangat luar biasa,” ujar Irene.
Baca juga : 50 SMK Jogja Gandeng Industri, Tingkatkan Kompetensi Siswa Hadapi Dunia Kerja
Dalam pelaksanaan pertandingan, Puspresnas melibatkan dewan juri dan wasit profesional dari organisasi olahraga masing-masing cabang olahraga.
Pelaksanaan pertandingan juga didukung tim keabsahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memastikan kompetisi berjalan sesuai ketentuan.
Kemendikdasmen juga terus bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), induk organisasi cabang olahraga, pemerintah daerah, serta berbagai pihak untuk menjaga keberlanjutan pembinaan talenta peserta didik.
Dengan demikian, prestasi yang dibangun melalui O2SN diharapkan tidak berhenti pada tingkat nasional, tetapi dapat menjadi pijakan bagi peserta didik untuk melanjutkan prestasi hingga tingkat internasional.
Semangat tersebut terlihat dari persiapan para peserta yang datang dari berbagai daerah. Maria Tersisia Pangarungan Teturan, peserta senam putri dari Papua Tengah, mengatakan dirinya berlatih setiap hari untuk mempersiapkan diri mengikuti O2SN 2026.
Maria juga mendorong teman-temannya untuk terus percaya pada kemampuan diri sendiri. “Percaya diri, bisa lolos ke tingkat berikutnya,” katanya.
Hal serupa disampaikan Affan Syafaat Yusuf, atlet panjat tebing dari Sumatra Barat. Ia melakukan persiapan fisik dan mental melalui latihan rutin dan disiplin sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.
Baca juga : Coding Camp 2026 Cetak Talenta Digital Siap Industri
“Bagi teman-teman, tetap semangat, latihan dengan disiplin, jangan takut untuk mencoba,” pesan Affan.
O2SN jenjang pendidikan dasar untuk SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat berlangsung pada 17-23 Agustus 2026 di DKI Jakarta.
Untuk jenjang SD/MI/sederajat, cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi kids' athletics, senam, bulu tangkis, pencak silat, dan renang.
Sementara untuk jenjang SMP/MTs/sederajat, cabang yang dipertandingkan yakni atletik, panjat tebing, bulu tangkis, pencak silat, dan renang.
Selanjutnya, O2SN jenjang pendidikan khusus akan diselenggarakan pada 7-12 September 2026. Adapun O2SN jenjang pendidikan menengah untuk SMA/MA/SMK/MAK/sederajat berlangsung pada 9-15 November 2026.
Tahun ini, O2SN diikuti talenta muda terbaik dari 33 provinsi di Indonesia serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Arab Saudi, Thailand, dan Malaysia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya