Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
Bangkit Pascabencana, Kemenekraf Latih Pelaku Ekraf Di Solok Sumbar
Kamis, 27 Agustus 2026 19:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) membekali pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten dan Kota Solok, Sumatra Barat, dengan keterampilan branding hingga produksi iklan untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.
Pelatihan bertajuk AdCamp: Skill Up Lab tersebut digelar selama dua hari oleh Direktorat Periklanan Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf/Bekraf. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ekraf Peduli bertema “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”.
Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka terdiri dari 32 pegiat ekonomi kreatif sektor kuliner dan fesyen serta 18 mahasiswa dan talenta muda yang memiliki minat dan bakat di bidang periklanan.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf, Cecep Rukendi, mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membantu pelaku ekonomi kreatif kembali mengembangkan usaha setelah terdampak bencana.
“Pemulihan sejati tidak cukup hanya membangun kembali jalan dan gedung, tetapi juga membangun harapan, kepercayaan diri, dan kemampuan masyarakat untuk berdiri dan berkarya lagi melalui kreativitas,” ujar Cecep, Jumat (21/8/2026).
Baca juga : Kemenhut Limpahkan Kasus Pembalakan Liar Solok, Tersangka Terancam 5 Tahun
Menurut Cecep, pemerintah ingin memastikan pelaku ekonomi kreatif memiliki keterampilan sekaligus akses yang dibutuhkan untuk kembali tumbuh dan berdaya.
Direktur Periklanan Kemenekraf/Bekraf Andy Ruswar mengatakan, pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu langsung mempraktikkannya untuk mengembangkan produk dan usaha.
Peserta mendapatkan materi mengenai brand storytelling, pemanfaatan platform digital, etika pariwara, serta praktik produksi foto dan video iklan.
Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami cara mengemas produk lokal melalui cerita dan komunikasi visual yang menarik sehingga memiliki daya saing serta mampu menjangkau konsumen lebih luas.
“Yang paling penting dari pelatihan ini adalah bagaimana para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan bisa langsung dipraktikkan,” kata Andy.
Baca juga : Menteri Ekraf: Rindekraf Wujud Komitmen Presiden Perkuat Ekonomi Kreatif
Dia berharap peserta membawa pulang kemampuan dan karya baru sekaligus membangun jejaring kolaborasi untuk mengembangkan produk maupun karier.
“Kami ingin para peserta pulang membawa kemampuan baru, karya baru, dan yang paling penting saling berkolaborasi untuk membuka peluang mengembangkan produk maupun karier mereka pascabencana ini,” ujarnya.
Karya Terbaik Dapat Fasilitas Iklan
Program tersebut tidak berhenti pada pelatihan. Karya terbaik yang dihasilkan peserta berpeluang mendapatkan dukungan lanjutan melalui kolaborasi dengan NativeAd dan program BantuIn.
Karya terpilih berkesempatan memperoleh fasilitas pembuatan serta placement iklan secara gratis. Dukungan ini diharapkan membantu produk lokal Solok memperoleh eksposur lebih luas dan membuka peluang pasar baru.
Baca juga : Menteri Ekraf Gandeng Yayasan Pena Bangsa Kembangkan Talenta Muda Daerah
AdCamp: Skill Up Lab terlaksana melalui kolaborasi Kemenekraf/Bekraf dengan Pemerintah Kabupaten Solok serta tiga asosiasi periklanan, yakni Indonesian Digital Association (IDA), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), dan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII).
Melalui program tersebut, Kemenekraf/Bekraf mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif dan talenta muda yang tidak hanya mampu menghasilkan karya kreatif, tetapi juga mengemas, memasarkan, dan memperluas jangkauan produk melalui strategi periklanan. Dengan demikian, kreativitas diharapkan menjadi salah satu modal masyarakat Solok untuk bangkit dan membangun kembali aktivitas ekonomi setelah bencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya