Dark/Light Mode

Boy Thohir Kirim 3 Mahasiswa Ke Tianjin University

Hendropriyono: Pemuda Ruh Kemajuan Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 07:00 WIB
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Tiongkok Garibaldi “Boy” Thohir (kedua kiri) bersama Ketua Yayasan Warga Bumiputra Indonesia (YWBI) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono (ketiga kanan) berfoto bersama tiga mahasiswa penerima beasiswa Dharma Bumiputra dan orang tua mereka di Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Turut berpartisipasi dalam Program Beasiswa Dharma Bumiputra, yakni Franky Welirang (kedua kanan), Arini Subianto (ketiga kiri), Thomas Junaidi Alim Wijaya (kanan) dan Jonny Karli (kiri). Foto: BAMBANG TRI SMAWAN/RAKYAT MERDEKA/RM.id
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Tiongkok Garibaldi “Boy” Thohir (kedua kiri) bersama Ketua Yayasan Warga Bumiputra Indonesia (YWBI) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono (ketiga kanan) berfoto bersama tiga mahasiswa penerima beasiswa Dharma Bumiputra dan orang tua mereka di Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Turut berpartisipasi dalam Program Beasiswa Dharma Bumiputra, yakni Franky Welirang (kedua kanan), Arini Subianto (ketiga kiri), Thomas Junaidi Alim Wijaya (kanan) dan Jonny Karli (kiri). Foto: BAMBANG TRI SMAWAN/RAKYAT MERDEKA/RM.id

 Sebelumnya 
Menurut dia, pemerataan harus disertai penguatan kapasitas, kepemimpinan, dan produktivitas agar dapat berjalan efektif.

Salah satu caranya adalah, kelompok yang telah berhasil harus membantu masyarakat yang belum beruntung agar ikut berkembang.

Mantan Pangdam Jaya itu menggambarkan mereka sebagai orang-orang yang telah berhasil menyeberangi “sungai penderitaan” dan memiliki kewajiban mengulurkan tangan kepada mereka yang masih tertinggal.

“Lempar tali agar bisa menarik yang lain,” cetusnya.

Baca juga : Pemerintah Siap Cetak Arsitek Semikonduktor

Menurut Hendropriyono, semangat “melempar tali” tersebut diwujudkan melalui Beasiswa Dharma Bumiputra. Program ini membuka kesempatan bagi anak-anak muda berpotensi yang terkendala ekonomi untuk mendapatkan pendidikan berkualitas di luar negeri.

Dia kemudian mencontohkan kemajuan China yang dinilainya layak dipelajari generasi muda Indonesia.

“Kita merdeka tahun 1945, China tahun 1949. Tapi sekarang China jauh di depan kita,” katanya.

Hendropriyono juga menyinggung kemajuan Singapura. Dia mengaku pernah mengunjungi negara tersebut pada 1971. Saat itu, kondisinya masih kurang maju. Empat tahun kemudian, dia kembali dan menyaksikan perubahan besar. Singapura berkembang pesat dari negara ketiga menjadi negara maju.

Baca juga : Luna Maya, Perut Buncit Curi Perhatian

Menurut Hendropriyono, pengalaman Singapura menunjukkan, ukuran negara bukan penentu utama kemajuan. Meski memiliki wilayah kecil, Singapura mampu membangun kekuatan ekonomi dan sumber daya manusia secara signifikan.

Dia membandingkannya dengan Indonesia yang memiliki wilayah, penduduk, dan sumber daya jauh lebih besar.

“Singapura itu kecil. Kita yang besar seharusnya memiliki kekuatan dan kemajuan berlipat ganda,” tegasnya.

Hendropriyono mengatakan, pengalaman China dan Singapura menjadi pelajaran, pembangunan harus ditopang sumber daya manusia berkualitas. Karena itu, perhatian terhadap generasi muda harus menjadi bagian penting dari strategi memajukan bangsa.

Baca juga : Terkait TSK TPPU, Febrie Kalah Lagi

“Tujuan kita tentu saja mengangkat dan memajukan kualitas sumber daya manusia, yang dimulai dari ruhnya, yaitu para pemuda. Kaum muda inilah ruh dari kemajuan bangsa,” tuturnya.

Kepada para penerima beasiswa, Hendropriyono berpesan agar serius menuntut ilmu selama berada di China. Mereka diminta terus mencari pengetahuan, menjaga nama baik Indonesia, membangun relasi, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan kembali ke Tanah Air dan mengembangkan ilmu yang diperoleh untuk kepentingan bangsa. BCG

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 31 Agustus 2026 dengan judul "Boy Thohir Kirim 3 Mahasiswa Ke Tianjin University, Hendropriyono: Pemuda Ruh Kemajuan Bangsa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.