Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stafsus Menag Gugun Gumilar Bangkitkan Mimpi Anak Madrasah NTT Lewat Beasiswa
Kamis, 3 September 2026 20:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bencana tak boleh memadamkan cita-cita anak-anak. Pesan itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, saat mengunjungi MTs Negeri 2 Manggarai Barat dan SMAK Seminari Manggarai Barat, Rabu (2/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gugun memberikan beasiswa kepada sejumlah anak berprestasi sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap semangat melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita, meski sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja dilanda bencana.
Kehadiran Gugun di tengah para siswa juga menjadi penguatan moral bahwa situasi sulit akibat bencana tidak boleh menghentikan langkah generasi muda untuk menatap masa depan.
“Anak-anak ini harus tahu bahwa mereka tidak sendiri. Di tengah situasi sulit, kita hadir untuk memberikan semangat dan memastikan mimpi mereka tetap berjalan,” ujar Gugun.
Baca juga : ESDM Kerahkan 58 Tim Minerba Bantu Korban Gempa NTT
Menurut dia, beasiswa yang diberikan bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan bentuk kepedulian untuk menjaga harapan anak-anak agar tetap memiliki kesempatan berkembang.
“Beasiswa ini adalah ikhtiar untuk membantu anak-anak tetap sekolah, terus belajar, dan percaya bahwa mereka memiliki masa depan yang besar. Jangan sampai keterbatasan hari ini membuat mereka berhenti bermimpi,” tuturnya.
Gugun mendorong para siswa agar tidak membatasi cita-cita. Ia berpesan agar mereka terus melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan berani mengejar kesempatan belajar di tingkat internasional.
“Teruslah sekolah, kuliah setinggi-tingginya. Jangan pernah berpikir anak-anak dari daerah tidak bisa bersaing. Kalian bisa memiliki mimpi sampai ke Eropa, Amerika, dan negara-negara lain di dunia,” tegasnya.
Baca juga : Menag Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Rp 3 M untuk Korban Gempa NTT
Selain pendidikan formal, Gugun mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri dengan berbagai future skills yang dibutuhkan pada masa mendatang.
Para siswa didorong untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta kemampuan bahasa sebagai bekal menghadapi persaingan yang semakin luas.
“Belajar bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa lainnya. Kuasai teknologi dan terus tingkatkan kemampuan diri. Dunia ke depan membutuhkan generasi yang memiliki wawasan luas, keterampilan global, dan karakter yang kuat,” tuturnya.
Gugun menegaskan, membangun kembali daerah pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan sarana dan prasarana fisik.
Baca juga : Hari Kedua di NTT, Pendekar 08 Bantu Pulihkan Trauma Korban Gempa
Yang tidak kalah penting adalah memulihkan semangat serta keyakinan anak-anak terhadap masa depan.
“Kita ingin membangun kembali bukan hanya fasilitas pendidikan, tetapi juga mimpi anak-anak. Mereka harus yakin bahwa masa depan mereka tetap terbuka luas,” ujarnya.
Melalui pemberian beasiswa dan penguatan motivasi pendidikan tersebut, Gugun berharap anak-anak madrasah di NTT terus tumbuh menjadi generasi berprestasi yang mampu membawa perubahan bagi daerah dan bangsa.
“Setiap anak memiliki mimpi. Tugas kita adalah membantu mereka menjaga mimpi itu tetap menyala,” pungkas Gugun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya