Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 3 Debutan Tunggal Putra Indonesia Siap Tampil di Asian Games 2026
- Gempa Darat M2,7 Guncang Bandung, Kedalaman 4 Km
- Jadi Player of the Match, Teja Dedikasikan Kemenangan Persib Buat Bobotoh
- Dilarang Ikut Tes Pirelli, Quartararo Sempat Ogah Bantu Yamaha
- Barcelona-Atletico Menang Telak, Puncak Klasemen Makin Ketat
Bangun Indonesia Sehat & Mandiri
Jaga Ozon, Ciptakan Lapangan Kerja Hijau
Kamis, 17 September 2026 06:55 WIB
Sebelumnya
Teknisi yang kompeten penting untuk memastikan refrigeran tidak bocor ke atmosfer saat peralatan dipasang, diperbaiki, maupun dirawat.
Masyarakat juga diminta memilih peralatan pendingin yang bebas CFC dan HCFC serta hemat energi. Untuk penggunaan AC, Jumhur menganjurkan pengaturan suhu pada tingkat yang nyaman, sekitar 24 derajat Celsius, dibandingkan suhu ekstrem yang dapat meningkatkan konsumsi energi.
“Langkah-langkah tersebut sekilas terlihat sederhana. Namun, jika gerakan merawat AC ini dilakukan secara kolektif oleh puluhan juta keluarga di Indonesia, dampak kesejukan yang diberikan bagi masa depan bumi akan sangat luar biasa,” katanya.
Baca juga : Penanganan Stunting Harus Libatkan Lintas Kementerian
Di balik kampanye perlindungan ozon tersebut, Pemerintah juga melihat peluang pengembangan green jobs atau pekerjaan hijau. Profesi teknisi mesin pendingin ruangan menjadi salah satu bidang yang dinilai penting dalam pengembangan industri hijau Indonesia.
“Di sinilah letak jantung pergerakan Green Jobs. Peran teknisi AC sangatlah vital. Setiap teknisi yang lulus sertifikasi adalah pahlawan lingkungan sekaligus bukti nyata lahirnya lapangan kerja hijau di Indonesia,” tuturnya.
Teknisi AC tidak hanya bertugas memastikan perangkat bekerja dengan baik dan hemat energi. Mereka juga memiliki tanggung jawab mencegah refrigeran terlepas dan mencemari atmosfer selama proses pemasangan maupun perawatan.
Baca juga : Eks Kapolda Siap Jadi Ketua Demokrat NTB
Untuk memperkuat kompetensi tersebut, Indonesia mengembangkan standar kompetensi teknisi AC dan mesin pendingin melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus memperkuat daya saing industri hijau nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Lingkungan Hidup menyerahkan bantuan 99 unit alat peraga pelatihan teknologi kepada 14 Balai Besar dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan yang tersebar dari Aceh hingga Sorong, Papua.
Jumhur mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari investasi pemerintah untuk menyiapkan generasi teknisi hijau berikutnya. ASI
Baca juga : PT PP Restrukturisasi Utang Rp 18,2 Triliun
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 17 September 2026 dengan judul "Bangun Indonesia Sehat & Mandiri Jaga Ozon, Ciptakan Lapangan Kerja Hijau"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya