Dark/Light Mode

Kemenhub Mati-matian Jaga Kelancaran Angkutan Logistik di Tengah Pandemi

Rabu, 20 Mei 2020 15:24 WIB
Kemenhub Mati-matian Jaga Kelancaran Angkutan Logistik di Tengah Pandemi

 Sebelumnya 
Selain menggunakan penerbangan khusus kargo, pengangkutan kargo juga dapat dilakukan dengan pesawat konfigurasi penumpang yang telah memiliki izin terbang dan wajib untuk mematuhi protokol kesehatan.

Tercatat, pergerakan kargo udara domestik rata-rata mengangkut 1.000 sampai 2.000 ton. Sementara untuk kargo udara internasional, rata-rata mengangkut 200 sampai 750 ton Sedangkan dari moda transportasi kereta api, angkutan logistik melalui kereta api juga pantang berhenti melayani di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga : Bupati Taput Tanam Jagung dan Padi Saat Pandemi

Salah satu pilihan untuk mengakomodasi barang dengan jumlah besar adalah dengan menggunakan kereta api. Melalui kereta api, waktu pengiriman barang dapat lebih diprediksi. Terlebih, dalam masa pandemi ini.

Diketahui, ada penurunan sebesar 15 persen terhadap jumlah peti kemas yang diangkut menggunakan kereta selama masa pandemi. Hal ini disebabkan oleh adanya penurunan pada bisnis ekspor/impor secara umum. Namun sebaliknya, ada peningkatan sebesar 16 persen (Maret 2020) pada angkutan ritel atau barang.

Baca juga : Indonesia Bersama Palestina di Tengah Pandemi Covid-19

Peningkatan itu terjadi karena transaksi e-commerce dan pelayanan angkutan pangan bertambah. Dengan kondisi seperti ini, ada begitu banyak potensi atau peluang untuk meningkatkan angkutan logistik menggunakan kereta untuk ke depannya.

Kemenhub yang menjalankan fungsi sebagai regulator di bidang transportasi, terus fokus pada penyediaan jasa transportasi. Khususnya untuk angkutan barang/logistik, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga : Kemenhub Sanksi Maskapai Yang Langgar Aturan Physical Distancing

Hal ini merupakan komitmen Kemenhub dalam upaya memastikan ketersediaan barang/logistik, agar senantiasa terjaga demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. [TIM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.