Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kunjungan Ke Bali, Menhub Cek Proyek Pelabuhan Nusa Penida

Minggu, 2 Agustus 2020 22:21 WIB
Menhub, Budi Karya Sumadi
Menhub, Budi Karya Sumadi

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meninjau penerapan protokol kesehatan dalam bertransportasi di Bali, Minggu (2/08). 

Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung pariwisata di Pulau Dewata, Bali. Dalam kunjungannya, Menhub bertemu dengan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk membahas sejumlah hal terkait kelanjutan pembangunan infrastruktur transportasi, penanganan transportasi yang aman dan sehat di masa adaptasi kebiasaan baru.

Rencananya, akan dilakukan groundbreaking pelabuhan penyeberangan di Nusa Penida untuk mendukung pariwisata di Bali, pada Senin (3/08).

“Ini saatnya, Bali bangkit kembali menjadi destinasi wisata favorit, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kemenhub siap mendukung kebangkitan pariwisata di Bali melalui penerapan protokol kesehatan dalam bertransportasi. Kita harus lakukan ini secara konservatif dan hati-hati untuk mencegah penularan Covid-19,” jelas Menhub.

Berita Terkait : Kunjungi Bali, Bamsoet Ingatkan Pemulihkan Pariwisata Harus Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, secara bertahap Pemprov Bali kembali membuka aktivitas masyarakat lokal pada 9 Juli lalu. 

Kemudian pada 31 Juli kemarin, Bali membuka sektor pariwisata bagi turis domestik di masa adaptasi kebiasaan barudan secara bertahap Bali kembali akan membuka sektor pariwisata bagi para turis mancanegara.

Ia memastikan, pembukaan kembali sektor pariwisata di Bali, diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh para pelaku usaha pariwisata di Bali. 

Pemprov Bali melihat para pelaku usaha telah siap menjalankan protokol kesehatan dan sejauh ini pelaksanaan pembukaan kembali pariwisata di Bali telah berjalan baik.

Berita Terkait : Kunjungi Bio Farma, Menristek Tinjau Progres Vaksin Merah Putih

Diketahui, akibat ditutupnya Bali sejak April 2020, jumlah pergerakan pesawat dan penumpang mengalami penurunan yang sangat signifikan. 

Tercatat dari data Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali, sejak April-Juni 2020 penurunan pergerakan pesawat mencapai 90 persen lebih atau hanya sekitar 500 sampai 1000 pergerakan pesawat per bulan, yang biasanya dalam satu bulan terdapat sekitar 10 ribu sampai 13 ribu pergerakan penumpang,

Sementara untuk pergerakan penumpang juga mengalami penurunan 95-99 persen pada April-Juni 2020, atau hanya ada 8.000 sampai 20 ribu penumpang per bulan. Di mana pada bulan yang sama di tahun lalu pergerakan penumpang bisa mencapai 1-2 juta lebih penumpang per bulan.

Namun demikian, setelah pemerintah menetapkan masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), pada Juli ini pergerakan pesawat maupun penumpang domestik dari dan ke Bali mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan April-Juni 2020. 

Berita Terkait : Sektor Perumahan Dongkrak Pertumbuhan KPR

Pada periode 1-25 Juli 2020 tercatat sebanyak 954 penerbangan meningkat dibandingkan pada periode 1-25 Juni 2020 yang hanya 416 penerbangan dan 56 ribu lebih penumpang meningkat dibandingkan periode 1-25 Juni 2020 yang hanya 14 ribu lebih penumpang. [KPJ]