Dark/Light Mode

Semarang Siapkan Aturan Pelanggar Protokol Kesehatan

Selasa, 11 Agustus 2020 22:04 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (covid19.go.id)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (covid19.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyiapkan peraturan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19.

"Dalam satu dua hari ini akan ditandatangani," kata wali kota yang akrab disapa Hendi di Semarang, Selasa (11/8).

Berita Terkait : Tito All Out Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Menurut dia, ada beberapa hal yang masih disesuaikan dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. "Ada yang masih harus disesuaikan. Agar tidak bertabrakan dengan inpres," kata politikus PDIP tersebut.

Hendi sendiri belum bersedia menjelaskan lebih detil tentang peraturan wali kota tersebut. Menurut dia, penjelasan tentang peraturan wali kota tersebut akan disampaikan setelah resmi diteken.

Berita Terkait : TNI Bikin Masyarakat Jadi Lebih Berdisiplin

Perkembangan penanganan COVID-19 di Kota Semarang, kata Hendi, Ibu Kota Jawa Tengah ini sesungguhnya telah memasuki zona kuning. Meski jumlah pasien positif masih mencapai 583 orang dan jumlah pasien positif yang meninggal mencapai 519 orang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menerbitkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Inpres itu mengatur tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. ASI