Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Selama masa pandemi Covid-19, progres perekaman KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di seluruh Indonesia mengalami kelambanan.
Ditjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh memerintahkan semua jajarannya agar data penduduk yang sudah direkam dan siap cetak atau Print Ready Record (PRR) langsung dicetak menjadi KTP-el.
Blanko KTP-el tersedia cukup karena permintaan Mendagri, Tito Karnavian agar mendapat tambahan blanko ke Kementerian Keuangan sebanyak 25 juta keping sudah dipenuhi seluruhnya. Sebelumnya, jumlah blanko yang sudah terdistribusi lebih dari 16 juta keping.
Baca juga : Bangsa Ini Harus Merdeka, Jangan Ada Lagi Adu Domba
"Jadi tidak boleh lagi masyarakat diberi Surat keterangan sebagai bukti sudah melakukan perekaman data KTP-el (Suket) dengan alasan kekurangan blanko. Saat ini, persediaan blangko KTP-el cukup. Makanya, saya menargetkan September 2020 ini seluruh PRR dan Suket harus habis dicetak menjadi KTP-el," kata Zudan, Senin (1/9).
Namun, tidak boleh lupa, ketika KTP-el sudah kelar dicetak, tugas Dinas Dukcapil masih menanti yakni mengumumkan kepada warga melalui berbagai moda media ke mana mereka mesti mengambil.
"Lebih bagus lagi diantar langsung sampai ke rumah-rumah warga masyarakat," pungkasnya.
Baca juga : Menko Polhukam Tidak Yakin PKI Bangkit Lagi
Dukcapil mencatat, berdasarkan data perekaman KTP elektronik yang masuk ke Data Center Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pada masa awal pandemi Covid-19 di Maret 2020, total perekaman tercatat sejumlah 419.881 penduduk.
Pada April 2020 seiring adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka secara alamiah total perekaman KTP-el yang masuk turun signifikan menjadi 83.792 penduduk.
Demikian juga dengan bulan Mei, kurva total perekaman kembali naik sedikit menjadi 123.600 penduduk.
Baca juga : Sri Mulyani: Tak Ketemu Fisik, Tak Kurangi Silaturahmi
Kemudian pada masa new normal di Juni, jumlah perekaman tercatat melonjak drastis di Data Center Ditjen Dukcapil Kemendagri sejumlah 886.672 penduduk.
Selanjutnya, pada Juli jumlah perekaman sedikit turun menjadi 763.589 penduduk.Total perekaman selama Maret sampai dengan Juli total perekaman KTP-el berjumlah 2.277.534 penduduk. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya