Dark/Light Mode

Sinergitas, Kunci Indonesia Menang Lawan Covid-19

Senin, 9 Nopember 2020 07:52 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro
Juru Bicara Satgas Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri menangani pandemi Covid-19. Dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam membantu dan mendukung setiap aturan pencegahan yang dikeluarkan pemerintah. 

Andi.abimana mengunggah meme bergambar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro. Meme itu juga memuat pernyataan Reisa, bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci memulihkan Indonesia dari Covid-19. 

“Mendorong sinergitas pemerintah dan masyarakat dalam percepatan penanganan Covid-19,” ujar Andi.abimana dalam caption-nya. 

“Menurunnya kasus aktif Covid-19 adalah bukti sinergitas yang baik antara masyarakat bersama pemerintah, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah -red), TNI/Polri, laboratorium, rumah sakit serta tenaga kesehatan,” ungkap GinaFadila6. 

Menurut BSMISociety, masyarakat berperan penting memutus mata rantai penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru. 

Berita Terkait : Satgas Minta Pemda Dongkrak Kualitas Penanganan Covid-19

Soalnya, kata dia, cara penularannya berdasarkan droplet infection dari individu ke individu. 

“Mari kita terus ciptakan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19,” ajak CythiaPutri. 

Jitoe02 mengatakan, peran serta masyarakat untuk menegakkan protokol kesehatan Covid-19 sangatlah penting. 

Dia mengingatkan, penegakan protokol kesehatan demi kepentingan bersama, agar pandemi Covid-19 cepat sirna. 

Hal senada dikatakan FridaSolehati9. Kata dia, peran masyarakat menjadi sangat penting, baik langsung maupun tidak. Tentu saja, kata dia, selain keseriusan pemerintah untuk memerangi Covid-19. 

Berita Terkait : Satgas Covid: Operasional Laboratorium Di Seluruh Indonesia Perlu Dievaluasi

“Tidak semata-mata mengandalkan faktor kebijakan pemerintah. Yang paling penting, keterlibatan dukungan kedisiplinan masyarakat,” tukasnya. 

Ana_NFN mengungkapkan, perang melawan Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah dan tenaga kesehatan. Kata dia, peran serta masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang terpenting. 

“Penerapan pola hidup sehat dan disiplin protokol kesehatan di masyarakat sangat tepat dikampanyekan. Karena selaras dengan pencegahan penyebaran pendemi Covid-19,” tutur Denni_sauya. 

SaRas_07 mengatakan, penyebaran virus Corona bisa dicegah bila seluruh masyarakat disiplin, serta bersemangat dalam gotong royong. 

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, kata dia, harus dengan kerja sama dari semua pihak. 

Berita Terkait : Putar Otak Atasi Resesi

Rahayupuspa7 juga mengingatkan, untuk menurunkan penularan Covid-19, pemerintah harus terus memperkuat sistem kesehatan, mendorong testing, tracing, dan treatment (3T). 

Selain itu, kata dia, juga harus memastikan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak (3M). Adendidi58 mengungkap, Taiwan bisa menangani pandemi tanpa mengorbankan ekonomi (lockdown). 

Kata dia, kunci melawan Covid-19 adalah disiplin. “Ketika tidak ada disiplin kemudian gagal, kita salah dalam membuat kesimpulan,” ujarnya. “Seperti dalam perang, menaklukkan Covid-19 tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Atau hanya kepada masyarakat. Perlu kerjasama keduanya,” kata Ariel_heryanto. 

“Nah ini mantap. Kerjasama dengan pemerintah, bersatu dan bersinergi. Insya Allah dampaknya positif, Pak. Jangan menjadi kelompok-kelompok yang hanya taunya memprovokasi masyarakat dan menyerang pemerintah yang sedang berjuang menghadapi Covid-19,” tambah La_suha. [ASI]