Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan United Nations Development Programme (UNDP) telah memberikan manfaat yang besar bagi kedua pihak.
Saat ini, terdapat 9 proyek yang didanai oleh Lembaga Pembiayaan Lingkungan Global Environment Facility (GEF) yang tengah dikerjakan dan dikelola bersama oleh KLHK dan UNDP.
Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya saat menerima audiensi Resident Representative UNDP Indonesia, Mr Norimasa Shimomura di ruang terbuka Arboretum Lukito Daryadi, Jakarta, Selasa (29/12).
Baca juga : Perayaan Natal 2020, KPK Hanya Sediakan Kunjungan Online
"Selama ini kerja sama yang dilakukan telah memberikan manfaat yang besar kedua pihak. UNDP memuji dan mendukung pengelolaan Indonesia sesuai Perjanjian Paris Agreement, “ujar Siti.
Siti menyebut, keberadaan UNDP di Indonesia sangat penting untuk mendukung Kementerian LHK melanjutkan tindakan korektif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan komitmen internasional, seperti Paris Agreement, Post 2020 Biodiversity Framework, dan UN Decade of Ecosystem Restoration.
Siti juga memberikan apresiasi kepada UNDP yang mendukung program Pojok Iklim dalam meningkatkan kesadaran, melaporkan perkembangan, membahas metodologi dan best practices.
Baca juga : Kompleks KBRI Seoul Disulap Jadi Ramah Lingkungan
Dalam setiap pertemuan, program pojok iklim dapat menghasilkan rekomendasi kepada pemangku kepentingan, baik state actor maupun non-state dalam memerangi perubahan iklim melalui aksi mitigasi dan adaptasi.
"Kami berharap UNDP dapat terus mendukung program Pojok Iklim, sehingga aksi iklim dapat dirumuskan dan dilaksanakan secara inklusif," harap Siti.
Sementara Resident Representative UNDP Indonesia, Mr Norimasa Shimomura mengatakan, kerja sama yang dibangun selama ini telah berjalan baik.
Baca juga : Pakistan Tolak Kompromi dengan Israel
Shimomura mengakui, bahwa Indonesia belajar lebih cepat dalam menghadapi permasalahan lingkungan yang terjadi.
"Saya telah mempelajari tentang pencapaian-pencapaian besar yang diperoleh Indonesia, khususnya di bidang Lingkungan. Saya kagum atas kepemimpinan Ibu Menteri LHK yang telah bekerja keras memimpin dan menata Kementerian yang besar dengan tanggung jawab yang besar pula," puji Perwakilan UNDP terhadap Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Ruandha Agung, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan B3 Rosa Vivien Ratnawati, Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Ketua Dewan Pertimbangan Pengendalian Perubahan Iklim, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, serta perwakilan Biro KLN dan Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan. [FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya