Dark/Light Mode

Sempat Molor, Penataan 5 Kawasan Strategis Pariwisata Selesai 2021

Jumat, 22 Januari 2021 15:58 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kiri) melakukan kunjungan ke PUPR di Kampus PUPR, Rabu (20/1)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kiri) melakukan kunjungan ke PUPR di Kampus PUPR, Rabu (20/1)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan, pembangunan infrastruktur di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, dan Manado-Bitung-Likupang, akan selesai pada pertengahan 2021.

“Sebetulnya, pembangunan infrastruktur ini harus selesai Desember 2020 kemarin, tetapi karena adanya rescoping untuk penanganan pandemi Covid-19, kita akan selesaikan pertengahan 2021," kata Basuki saat menerima kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di Kampus PUPR, Rabu (20/1). 

Basuki mencatat, Kementeriannya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,96 triliun untuk pembangunan infrastruktur di 5 KSPN/DPSP. 

Pekerjaannya dilaksanakan sejak 2019 hingga 2021. Rincian anggarannya, pada 2019 sebesar Rp 1,65 triliun, di 2020 sebesar Rp 3,70 triliun, dan 2021 sebesar Rp 2,60 triliun. 

Baca Juga : Lintas Tanah Abang-Duri Tak Bisa Dilalui, Ini Rekayasa Operasi KRL

Basuki menjelaskan, untuk anggaran 2021, merupakan paket lanjutan Multi Years Contract (MYC) karena rekomposisi MYC dan perubahan dari Single Year Contract (SYC) ke MYC karena adanya realokasi anggaran dan refocussing kegiatan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19.

Untuk tahun 2020, Kementerian PUPR telah melaksanakan 185 paket pekerjaan infrastruktur yang meliputi peningkatan konektivitas, seperti penanganan jalan dan jembatan. 

Kemudian bidang sumber daya air seperti pembangunan tampungan air dan infrastruktur pengendali banjir, bidang permukiman, di antaranya penataan kawasan dan peningkatan kapasitas tempat pembuangan sampah, dan bidang perumahan meliputi peningkatan sarana hunian mendukung pariwisata atau sarhunta (sarana hunian pariwisata). 

Dari 185 paket pekerjaan 2020, Basuki mengaku, sebagian besar telah selesai 100% dan sisanya rata-rata mencapai 90% akan dituntaskan pada pertengahan tahun ini. 

Baca Juga : Golkar Kirim Bantuan Rp 4,75 Miliar Untuk Korban Bencana Di Kalsel Dan Sulbar

Pekerjaan yang telah selesai di antaranya pembangunan Jalan Lingkar Siborong Borong sepanjang 2 Km untuk mendukung konektivitas KSPN/DPSP Danau Toba, pembangunan Gerbang Klangon di Kabupaten Kulon Progo mendukung KSPN/DPSP Borobudur dan Sarhunta di 5 KSPN/DPSP. 

Untuk mendukung MotoGP di Mandalika pada 2021, Menteri yang hoby main drum ini akan terus memantau perkembanganan pembangunan sirkuit, termasuk akses pendukungnya seperti jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mandalika. 

"Saya kira untuk Mandalika, kami monitor secara detail. Kalau untuk sirkuitnya oleh PT PP, kemudian infrastruktur di luarnya termasuk akses Bandara ke Mandalika akan selesai semua di Juli," ujar Basuki. 

Juli, Sirkuit MotorGP Rampung

Baca Juga : Wapres: Perlu Langkah Besar Wujudkan Wakaf Produktif

Sementara Menparekraf, Sandiaga Uno mengatakan, kerja sama dengan Kementerian PUPR akan terus ditingkatkan untuk mendukung pengembangan 5 KSPN/DPSP sehingga dapat memperkuat daya tarik wisatawan. 

Uno menilai, kesiapan infrastruktur 5 KSPN/DPSP sudah sesuai dengan progres."Saya sudah laporkan all on progress, all on the track, termasuk Moto GP. Memang kelihatannya banyak yang harus dikerjakan, tetapi karena saya pengalaman membangun infrastruktur, Bapak Basuki juga mengetahui, kita yakin Juli sirkuitnya sudah selesai dan fasilitas pendukungnya, Oktober bisa dimanfaatkan," ujar Uno.[FIK]