Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Setahun Berjuang Hadapi Pandemi Covid-19
Teten: Alhamdulillah, Nggak Ada Koperasi Yang Kolaps
Selasa, 2 Maret 2021 19:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki memastikan, meski pandemi Covid-19 sudah setahun memukul telak dunia usaha, namun hingga kini belum ada UMKM dan koperasi yang kolaps. Menurut Teten, hal ini tidak lepas dari usaha pemerintah memberikan stimulus bagi UMKM dan Koperasi agar bisa bertahan saat pandemi.
"Bantuan lewat berbagai stimulus masih relevan dengan kondisi sekarang. Koperasi juga diberikan dana modal kerja. Jadi saya jamin tak ada koperasi yang kolaps," ujarnya saat Focus Group Discussion Rakyat Merdeka bertajuk Protokol Kesehatan Terjaga, Ekonomi Rakyat bangkit secara virtual, Selasa (2/3).
Baca juga : Setahun Penanganan Covid-19, Anggota Komisi IX DPR Apresiasi Kerja Pemerintah
Namun diakui Teten, tahun ini UMKM dan koperasi belum sepenuhnya bangkit dan kembali normal. Karena itu program stimulus dan perlindungan tetap dilanjutkan tahun ini.
Teten lalu membeberkan, bantuan stimulus kepada UMKM diberikan mulai dari restrukturisasi, subsidi bunga, subsidi pajak, bantuan presiden (Banpres) produktif hingga bantuan pinjaman koperasi, yang sebagian besar diberikan kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dengan bunga 3 persen, dan dalam tenor 12 bulan.
Baca juga : Pandemi Covid-19 Bikin Warga Makin Melek Asuransi
"Rata-rata mereka nyaman. Tahun ini ada alokasi Rp 1 triliun untuk modal kerja, ini yang kami terus optimalkan untuk koperasi. Pemberian pinjaman tahun lalu juga hampir tak ada keluhan. Karena memang meringankan kesulitan pembiayaan bagi koperasi," imbuhnya.
Pun begitu dengan Banpres Produktif sebesar Rp 2,4 juta, yang diberikan kepada 12 juta pelaku UMKM. Stimulus ini juga dinilai cukup berhasil. Teten bilang, penyerapannya sangat besar, atau tepatnya sekitar 11 jutaan lebih dalam waktu yang pendek.
Baca juga : Alhamdulillah, Nggak Merasakan Efek Samping Apapun...
"Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) ini akan dilanjutkan dengan jumlah penerima lebih besar, tapi sedang dikalkulasi angkanya. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa jalan," ucapnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya