Dark/Light Mode

6 Juta Bulk Vaksin Sinovac Kembali Tiba

Vaksinasi April-Mei, Semoga Lancar Dan Menggembirakan

Senin, 19 April 2021 06:55 WIB
Pekerja membawa Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4). (Foto:Antara)
Pekerja membawa Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4). (Foto:Antara)

 Sebelumnya 
Dia berharap, proses penyuntikan vaksin ini terus dijalankan sampai Lebaran tiba. Yang diprioritaskan, adalah kelompok lanjut usia (lansia). Budi berharap, saat Lebaran tiba, sudah mulai terjadi proses peningkatan anti bodi pada para lansia. Soalnya, ada kemungkinan, di Hari Raya itu mereka akan menerima kunjungan dari sanak keluarganya. Padahal, para lansia ini rentan terpapar Covid-19.

“Sehingga mereka senior-senior kita ini bisa kita lindungi ketika nanti dikunjungi oleh keluarga, maka imunitasnya mereka bisa relatif baik,” pesan mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero) ini.

Baca juga : Hari Ini, 6 Juta Vaksin Sinovac Dalam Bentuk Bahan Baku Tiba Di Tanah Air

Menkes juga berpesan kepada seluruh Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan jajaran daerah untuk melanjutkan kegiatan vaksinasi. Sosialisasi soal kehalalan vaksin dan vaksin tidak membatalkan puasa, perlu digencarkan di daerah. “MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah bilang, selama bulan puasa, vaksinasi tidak membatalkan puasa,” tandas Budi.

Sebelumnya, Anggota Fatwa MUI Pusat Aminudin Yakub mengatakan, MUI sudah mengeluarkan fatwa, suntik vaksin Covid19 di siang hari bulan Ramadan tidak membatalkan puasa. “Sudah ada fatwanya tercantum di Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada saat berpuasa,” ujarnya.

Baca juga : Pendataan Keluarga 2021 Dilakukan April-Mei, Ini Manfaat Pentingnya

Menurut Aminudin, penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan melalui intramascular atau otot. Tidak ke pembuluh darah. Vaksin juga tidak masuk ke pencernaan. Karena itu, tidak membatalkan puasa. “Yang batal itu seperti penyuntikan infus masuk di pembuluh darah dan masuk pencernaan. Itu membatalkan puasa,” jelasnya. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.