Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mendag Puas Harga Bapok Di Sumut Stabil Dan Terjangkau

Sabtu, 1 Mei 2021 14:53 WIB
Mendag Muhammad Lutfi blusukan di Pasar Rakyat Jawa Belawan Kota Medan dan Pasar Induk Medan Metro Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) di Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (1/5) pagi. (Foto: Ist)
Mendag Muhammad Lutfi blusukan di Pasar Rakyat Jawa Belawan Kota Medan dan Pasar Induk Medan Metro Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) di Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (1/5) pagi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Sumatera Utara (Sumut) stabil dan terjangkau.

Lutfi bertolak ke Sumut meninjau Pasar Rakyat Jawa Belawan Kota Medan dan Pasar Induk Medan Metro Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) di Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (1/5) pagi.

Turut mendampingi, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Wakil Bupati Deli Serdang  Ali Yusuf Siregar, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra. Dalam kesempatan itu, Lutfi beberapa kali berbincang dengan sejumlah pedagang. Dari mulai pedagang daging, sayuran, bahkan sampai pedagang yang khusus menjual bawang merah, cabe rawit, dan telur ayam.

Berita Terkait : SIM Keliling Polda Metro, Hari Ini Buka Sampai Pukul 2 Siang

Ia tak segan bertanya kondisi pasokan dan harga dalam beberapa hari terakhir. "Kunjungan ini untuk memastikan ketersedian pasokan dan stabilitas harga bapok pada Ramadan dan jelang Lebaran. Harga bapok di Sumatra Utara merupakan salah satu yang terbaik, stabil, dan terjangkau di Sumatra. Mudah-mudahan hal ini menjadi bekal dalam menghadapi puasa dan Lebaran supaya lebih khusyuk dalam beribadah," harap Mendag.

Hasil pantauannya di Pasar Jawa Belawan menunjukkan: harga beras medium per kilogram (kg) berkisar Rp 10-11 ribu, sementara beras premium Rp 12-13 ribu per kg. Gula pasir Rp 13 ribu per kg, tepung terigu 10 ribu per kg, minyak goreng curah Rp 14 ribu per kg setara Rp 12.600 per liter, minyak goreng kemasan Rp 13 ribu per liter. Daging ayam Rp 28 per kg, daging sapi Rp 125 ribu per kg, telur ayam ras Rp 21 ribu per kg, cabe merah keriting Rp 24 ribu per kg, cabe rawit merah Rp 40 ribu per kg, bawang merah Rp 28 ribu per kg, dan bawang putih Rp 24 ribu per kg.

Sementara kondisi harga di Pasar Induk MMTC, komoditas hortikultura cabe merah keriting tercatat Rp 20 ribu per kg, cabe rawit merah Rp 35 ribu per kg, bawang merah Rp 25 ribu per kg, bawang putih Rp 24 ribu per kg, dan kentang lokal Rp 10 per per kg.

Berita Terkait : Meski Mudik Dilarang, Jasa Marga Bikin Satgas Pengendalian Transportasi Lebaran

Selain memastikan harga bapok, Lutfi berjanji akan merivitalisasi Pasar Jawa Belawan agar pedangan bisa berjualan dengan tenang, dan masyarakat dapat berbelanja dengan tenang.

"Kemendag akan menyiapkan pasar rakyat yang dapat bersaing dengan pasar modern supaya meningkatkan pendapatan penjual dan kenyamanan pembeli. Diharapkan revitalisasi ini dapat dilaksanakan segera," cetusnya.

Eks dubes RI untuk Amerika Serikat ini mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian. Salah satunya dengan menjaga stabilitas harga bapok agar dapat dijangkau masyarakat, terutama dalam pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Edan, Polisi Malah Balapan Di Jalanan

Di tempat yang sama, Syailendra menyampaikan, Kemendag terus memantau harga dan pasokan bapok secara nasional. Selain itu, Kemendag juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengusaha bapok agar harga dan pasokan tetap stabil.

"Kemendag telah melakukan pemantauan di beberapa provinsi. Hasilnya, pasokan bapok cukup dan harganya stabil, bahkan cenderung turun. Mudah-mudahan hal ini membuat masyarakat tenang menghadapi Idul Fitri," pungkas Syailendra. [MEN]