Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Jokowi: RI Kudu Dapat Manfaat Dari Ekonomi Hijau Dan Biru
Selasa, 4 Mei 2021 19:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia harus mendapatkan manfaat dari ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi biru (blue economy).
Hal tersebut dikatakan Presiden Jokowi Pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 di Jakarta, Selasa (4/5).
Baca juga : Demand Barang Melejit Ekonomi Mulai Bangkit
“Kita harus menyadari kita salah satu paru-paru terbesar dunia. Kita bisa mendapat manfaat besar dari hutan tropis dan hutan mangrove yang kita miliki," ujarnya.
Karena itu, transformasi energi menuju energi baru dan terbarukan harus dimulai. Green economy, green technology dan green product harus diperkuat agar Indonesia bisa bersaing di pasar global.
Baca juga : CCAI Dapat Apresiasi Dari Pemerintah Terkait Energi Baru dan Terbarukan
Terkait green economy, pemerintah sudah menyiapkan green industrial park, kawasan industri hijau. Sementara, untuk Kalimantan Utara, pemerintah ingin memanfaatkan hydro power di Sungai Kayan.
“Ini akan menghasilkan energi hijau, energi baru dan terbarukan yang akan disalurkan ke kawasan industri hijau sehingga muncul produk-produk hijau dari sana,” bebernya.
Baca juga : Jokowi Ajak Puan Tinjau Panen Raya Di Malang
Untuk blue economy, kata Jokowi, Indonesia adalah negara terkaya dalam hal biodiversity di laut. Indonesia harus memanfaatkan secara bijak anugerah tersebut guna menyejahterakan rakyat dengan tetap menjaga alam dan keberlanjutan produksi. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya