Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ibadah Haji Batal, Menko PMK: Waktunya Terlalu Mepet
Kamis, 10 Juni 2021 21:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menyampaikan, bahwa isu-isu yang beredar terkait pembatalan keberangkatan haji tidaklah benar.
Hal itu dikatakan Muhadjir usai mengunjungi Kantor Kementerian Agama (Kemenag), di Jakarta pada Rabu (9/6).
Baca juga : Ibadah Haji Batal, Sekjen MUI: Utamakan Keselamatan Jiwa
"Tidak ada masalah diplomasi, tidak ada masalah isu-isu kuota haji, vaksin, termasuk dana haji. Itu sudah clear, dan saya sudah ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk memastikan bahwa semua aman,"tegasnya.
Ia menjelaskan, bahwa pertimbangan menunda keberangkatan haji itu hanya satu, yaitu demi kemaslahatan dan keamanan jamaah.“Lalu persiapan juga, waktunya terlalu mepet kalau jamaah haji tahun ini bisa dilaksanakan" kilah Muhadjir.
Baca juga : Bantuan Korban Bencana NTT, Mensos: Warga Perlu Pemberdayaan
Sementara Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menambahkan, satu-satunya pertimbangan Pemerintah membatalkan keberangkatan haji adalah untuk menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan jamaah.
Dengan kembali tidak adanya pemberangkatan haji tahun ini, maka secara otomatis antrian seluruh jamaah calon haji menjadi bergeser mundur. "Tidak ada yang lain, kita lebih menyayangi jamaah haji, keselamatan dan nyawa jamaah haji," ujarnya.
Baca juga : Haji Dibatalkan, Gus AMI Minta Masyarakat Maklum
Ia juga mengapresiasi kunjungan Menko PMK dalam melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian program. "Kami senang mendapat arahan dan langkah teknis yang harus dilakukan dan sinergikan. Kami mendapatkan suatu yang baru dari Menko PMK,"kata Menang. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya