Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Permudah Izin Dan Keamanan Produk Pangan, Kemenkop UKM Gandeng BPOM
Selasa, 22 Juni 2021 18:59 WIB
Sebelumnya
Tembus Pasar Ekspor
Teten juga mendorong ekspor produk UKM, dengan melakukan pendekatan yang terintegrasi agar UMKM dapat berdaya saing dan berkompetisi, meliputi Sinergitas Digitalisasi KUMKM dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait, Pelatihan dan pendampingan standarisasi dan sertifikasi produk.
“Tentu target ini lebih mudah dicapai melalui kolaborasi berbagai pihak. Termasuk dengan BPOM melalui fasilitasi kemudahan perizinan bagi UMKM," ujarnya.
Baca juga : Mudahkan Konsumen Servis Kendaraan, Moservice.id Gandeng 1.000 Bengkel
Kepala BPOM, Penny Lukito menekankan pentingnya produksi pangan aman oleh UMKM untuk menjamin konsumsi pangan aman di masyarakat. Selain itu, BPOM memberi dukungan agar UMKM Go International.
“BPOM mendorong UMKM dapat memasok produk pangan yang aman serta berkontribusi besar dalam perekonomian nasional," ucapnya.
Keberpihakan terhadap UMKM diwujudkan dengan pemberian insentif dan kemudahan melalui berbagai kebijakan. Sejalan dengan tema Hari Keamanan Pangan Sedunia Safe Food Now for a Healthy Tomorrow (Pangan Aman Sekarang untuk Kesehatan Sepanjang Masa).
Baca juga : RI Dan Ceko Teken Kerja Sama Perlindungan Lingkungan
Menurutnya, program Indonesian Spice Up The World merupakan salah satu Rencana Aksi Strategi Kuliner Indonesia, yang diinisiasi Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, untuk memperkenalkan olahan pangan Indonesia ke kancah dunia.
Dari data Badan POM, saat ini terdapat 154 pelaku usaha yang memproduksi bumbu, terdiri atas 24 persen dari skala usaha besar (industri pangan) dan 76 persen dari skala UMKM. Dominasi UMKM berperan penting dalam memasok produk bumbu dan rempah ke pasar internasional.
Program dukungan ini untuk mendorong kuliner Indonesia, mencakup produk bumbu dan rempah, agar dapat masuk pasar mancanegara. "Khususnya pasar Australia, Afrika, Rusia, dan Hungaria melalui Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal RI di negara tersebut,” pungkasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya