Dark/Light Mode

Genjot Vaksinasi, Wapres Minta Kepala Daerah Koordinasi Dengan Pusat

Kamis, 22 Juli 2021 12:42 WIB
Wapres Maruf Amin. (Foto: ist)
Wapres Maruf Amin. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin meminta, seluruh kepala daerah mendukung program vaksinasi Covid-19. Salah satunya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait vaksin.

"Saya berharap terutama soal koordinasi, konsolidasi data, jangan sampai, misalnya, gubernur tidak tahu ada berapa vaksin yang masuk," kata Ma’ruf.

Hal itu juga disampaikan Ma’ruf saat memberikan pengarahan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jatim dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jatim melalui konferensi video dari Jakarta, Rabu (21/7).

Berita Terkait : Gus Halim Ingatkan Kepala Desa Gencar Sosialisasikan Pakai Masker

Menurut dia, koordinasi antara Pemda Jatim dengan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) di jajaran pusat juga harus berjalan lebih optimal untuk menyukseskan program vaksinasi nasional.

Ma’ruf ingin Pemda Jatim mempercepat dan meningkatkan vaksinasi Covid. Manurut Wapres, dari 31,8 juta orang sasaran, namun baru tercapai 8,36 persen yang dapat vaksin.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melaporkan, sasaran vaksin di wilayahnya sebanyak 2,2 juta orang. Hingga Rabu (21/7) telah mencapai 1,2 juta warga yang sudah disuntik vaksin.

Berita Terkait : Mendes PDTT Imbau Kepala Daerah Maksimalkan Dana Desa

Eri mengatakan, Pemkot Surabaya masih menunggu ketersediaan vaksin Covid-19 dan berharap mendapatkan bantuan obat-obatan dari Pemerintah Pusat.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami juga menunggu, ketersediaan vaksin Covid-19 untuk masyarakat di daerahnya. Pasalnya, hingga kemarin jumlah vaksin yang telah diberikan sebanyak 148.290 dari target sasaran 550.000.

Sementara itu, Khofifah mengatakan, perlu ada sosialisasi lebih luas kepada seluruh jajaran pemkab dan pemkot agar stok vaksin yang sudah ada segera diberikan kepada masyarakat.

Berita Terkait : Perpanjangan PPKM Darurat Mesti Dioptimalkan

"Memang, izin Pak Wapres, perlu ada sosialisasi kembali sesuai arah Presiden bahwa jangan menunggu dosis kedua (tetapi) habiskan, habiskan (stok dosis yang ada)," ujar Khofifah.

Terkait ketersediaan vaksin Covid-19, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang ikut dalam pengarahan virtual tersebut mengatakan sebanyak 506.500 dosis vaksin AstraZeneca akan dikirimkan ke Provinsi Jawa Timur.

"Jadi nanti mudah-mudahan sekitar hampir satu juta dosis yang masuk di minggu ini bisa dibagi-bagikan ke seluruh daerah di Jatim," ujar Budi. [DIT]