Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu Petani, Kementan Pastikan 63,6 Persen Serapan KUR Sudah Terealisasi
Kamis, 5 Agustus 2021 20:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian terus berjalan dengan baik. Bahkan, dari total plafon KUR senilai 70 triliun yang ada, 44,5 triliun atau 63,6 persen diantaranya sudah terealisasikan dengan baik.
"Hal ini menunjukan bahwa KUR pertanian sangat diminati dan terbukti membantu petani baik dari hulu sampai hilir," ujar Direktur Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Ali Jamil dalam webinar, Kamis (5/8).
Baca juga : Kemenpora Pastikan Penerapan Prokes Ketat Diklat Paskibraka Nasional 2021
Ali mengatakan, perguliran KUR pertanian di seluruh daerah harus terus didorong sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas produktivitas, kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.
Namun demikian, dia mengingatkan bahwa KUR ini bukan dana APBN, dimana pemerintah hanya memberikan subsidi bunga KUR sebesar 6 persen per tahun. "Oleh karena itu setiap debitur yang mendapatkan pinjaman wajib untuk mengembalikan," ujarnya.
Baca juga : Bantu Pedagang Eceran, Kemenkeu Kasih Insentif Pajak Sewa Ruangan
Sementara itu Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Menko Perekonomian, Gede Edy Prasetya mengatakan bahwa serapan KUR dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Gede menargetkan, ke depan serapan KUR pertanian mampu mencapai 1 triliun dalam satu hari.
Baca juga : Bantu Atasi Pandemi, Politisi PDIP Serahkan Ribuan APD Ke Polres Metro Bekasi
"Kami memiliki target 1 triliun 1 hari. jadi kalau bisa di gaspol, maka hasilnya akan lebih bagus. Mudah-mudahan dengan kesempatan yang dibuka lebih luas ini, bapak dan ibu para petani bisa mendapatkan kredit KUR untuk hasil yang lebih maksimal," katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya