Dark/Light Mode

Top, Kini 50 Persen Pasokan Listrik Kabupaten Merauke Bersumber Dari EBT

Jumat, 13 Agustus 2021 13:16 WIB
Top, Kini 50 Persen Pasokan Listrik Kabupaten Merauke Bersumber Dari EBT

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berencana meningkatkan kapasitas pembangkit listrik ramah lingkungan berbasis biomassa di Kabupaten Merauke, Papua. Peningkatan kapasitas listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) tersebut akan dituangkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2021-2030.

Pasokan listrik berbasis energi terbarukan saat ini dipasok oleh PT Merauke Narada Energi milik PT Medco Energi sebagai Pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) dengan kapasitas 3,5 mega watt (MW) di Wapeko, Kabupaten Merauke.

Baca juga : Kebut Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik, Moeldoko Jempolin Pertamina Dan BPPT

Upaya melistriki Merauke menggunakan pembangkit listrik ramah lingkungan tersebut diapresiasi Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana.

Menurutnya apa yang dicapai sekarang tidak lepas dari upaya yang sungguh-sungguh dan kerja sama banyak pihak.

Baca juga : KSP: Pasokan Oksigen Di Kabupaten Bandung Masih Kurang, Obat-obatan Dan Vaksin Aman

Hal Ini juga merupakan capaian yang sangat spektakuler dari sisi pemanfaatan energi di wilayah yang secara sarana dan prasarana lebih terbatas jika dibandingkan dengan wilayah lainnya di Pulau Jawa. Pemerintah akan terus bekerja sama untuk memperluas pemanfaatan EBT pada sektor ketenagalistrikan di wilayah lainnya.

"Sekarang kami sedang menyelesaikan RUPTL untuk tahun 2021-2030 termasuk menambahkan porsi-porsi EBT yang ada di Papua," ujar Dadan di acara Inspiring Community Action for Environment, Kamis (12/8) petang.

Baca juga : 40,2 Persen Pendapatan Pos Logistik Dari BUMN

Dadan juga memastikan peningkatan kapasitas PLTBm dari saat ini berkapasitas 3,5 MW menjadi 10 MW, mengingat potensi yang dimiliki masih memungkinkan untuk ditingkatkan kapasitasnya.

"Terkait dengan yang tadi disampaikan masih ada potensi 50 MW, kami sudah coba untuk berikutnya ditingkatkan menjadi 10 MW itu sudah kami alokasikan, kita akan melihat nanti Merauke bisa 50  persen istriknya berbasis EBT," jelas Dadan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.