Dark/Light Mode

Sandiaga: Pemulihan Sektor Pariwisata Mulai Nampak

Senin, 16 Agustus 2021 21:26 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Foto: Ist)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor pariwisata dinilai sebagai sektor yang paling terdahulu mampu bangkit dari pandemi virus Covid-19. Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam webinar yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Minggu (15/8).

Sandi mengatakan, sektor pariwisata akan segera pulih dari hantaman Corona. Caranya dengan mengoptimalkan kreativitas dan digitalisasi.

Selain itu, inovasi, adaptasi dan kolaborasi di sektor pariwisata diyakini akan tetap menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia saat pandemi.

Baca juga : Perjalanan 10 Tahun tiket.com Mendigitalisasi Sektor Pariwisata di Indonesia

"Langkah inovatif yang akan diterapkan dalam sektor pariwisata yakni penggunaan data skala besar untuk memetakan potensi pariwisata. Data juga akan memperkuat subsektor pariwisata," kata Sandi.

Tak hanya digitalisasi, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mendorong sektor pariwisata beradaptasi dengan kondisi pandemi. Salah satunya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membuat standar Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) yang harus dipenuhi pengusaha sektor pariwisata.

"Jadi mereka yang telah memenuhi standar CHSE akan diberikan sertifikat oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya.

Baca juga : Prof. Tjandra Yoga: Angka Kematian Indikator Epidemiologi Utama!

Terakhir, yang diperlukan untuk memulihkan sektor pariwisata yakni kolaborasi antara semua pihak. Baik pemerintah, akademisi, pengusaha pariwisata, serta media. Pihaknya juga menerapkan prinsip 3G dalam memulihkan sektor pariwisata.

"Gercep, gerak cepat, geber, gerak bersama, dan gaspol, garap semua potensi lapangan kerja," ujar pria yang biasa disapa Mas Menteri itu.

Sejalan dengan Sandi, pendiri SBM ITB Kuntoro Mangkusubroto juga menilai, kemampuan beradaptasi menjadi jalan untuk bertahan saat pandemi Corona. Pun, masyarakat juga harus menyiapkan diri sebaik mungkin agar tetap bisa menjadi juara dalam persaingan global. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.