Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terima Bantuan Ambulans Dari Taspen

Kepala BP2MI: Ini Kado Indah Di HUT Kemerdekaan 

Senin, 23 Agustus 2021 15:35 WIB
Dirut PT Taspen (Persero) Antosius NS Kosasih (kiri), memberikan cindramata kepada Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri), ditemani Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani (kedua kanan) dan Komisaris Utama PT Taspen (Persero) Suhardi Alius, usai acara penyerahan bantuan mobil ambulans, Senin (23/8/2021). Taspen menyerahkan empat mobil ambulans kepada BP2MI guna membantu layanan kesehatan untuk pekerja migran. (Foto: Humas BP2MI)
Dirut PT Taspen (Persero) Antosius NS Kosasih (kiri), memberikan cindramata kepada Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri), ditemani Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani (kedua kanan) dan Komisaris Utama PT Taspen (Persero) Suhardi Alius, usai acara penyerahan bantuan mobil ambulans, Senin (23/8/2021). Taspen menyerahkan empat mobil ambulans kepada BP2MI guna membantu layanan kesehatan untuk pekerja migran. (Foto: Humas BP2MI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengatakan, bantuan ambulans dari PT Taspen (Persero) merupakan kado istimewa bagi para pekerja migran Indonesia (PMI) di hari Kemerdekaan RI ke-76. 

"Saya menyampaikan terima kasih untuk Kementerian BUMN dan PT Taspen, ini sekaligus mewakili ucapan terima kasih dari 4,2 juta PMI yang tercatat resmi dan juga tentu 5 juta pekerja migran yang tidak tercatat. Yang juga pasti tetap mendapatkan perlakuan yang sama, jika ada PMI dan keluarga yang meninggal maupun yang sakit," kata Benny di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (23/8). 

Berita Terkait : Kepala BP2MI: Ini Bukti Negara Hadir Untuk PMI

Kementerian Badan Usaha Milik Negra (BUMN) melalui PT Taspen (Persero) menyerahkan bantuan empat mobil ambulans sebanyak 23 unit. Untuk tahap awal ini, diserahkan 4 ambulans.  

Ia menyebut, satu unit ambulans yang diserahkan untuk UPT Wilayah Pusat sudah beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Berita Terkait : Dubes Dewi Savitri Wahab, Serahkan Surat Kepercayaan Di HUT Kemerdekaan RI

Hal tersebut mengingat tingginya angka pekerja migran yang sakit bahkan meninggal dunia yang tiba dari negara penempatan.

"Ya kita sudah distribusikan ambulans satu di BP2MI pusat, karena memang pintu masuk Bandara Soetta angkanya sangat tinggi baik jenazah maupun yang sakit," imbuhnya.

Berita Terkait : Pemkot Jaksel Terima Bantuan Vitamin Dan Matras Dari PT Intiland

Dijelaskannya, sebelum memiliki unit ambulans sendiri, BP2MI biasanya menggunakan ambulans sewa atau kontrak untuk mengangkut jenazah PMI maupun keluarga yang membutuhkan. 

Bantuan ini, kata Benny, menjadi bukti nyata kalau negara hadir untuk pekerja migran dan keluarganya. [NOV]