Dewan Pers

Dark/Light Mode

PPKM Jawa Bali Diperpanjang Sampai 27 September, Wilayah Level 4 Kini Tak Berpenghuni

Senin, 20 September 2021 18:47 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi/Komandan PPKM Jawa Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: YouTube)
Menko Kemaritiman dan Investasi/Komandan PPKM Jawa Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah kembali memperpanjang aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali untuk sepekan mendatang, mulai 21-27 September 2021.

Namun dalam perpanjangan ini, tak ada lagi kota/kabupaten di wilayah Jawa Bali yang berstatus level 4.

Informasi ini disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi/Komandan PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan virtualnya, Senin (20/9).

"Saya bisa sampaikan, saat ini sudah tidak ada lagi kabupaten kota yang berada di level 4 di Jawa Bali," ujar Luhut.

Berita Terkait : Banjir Di 3 Wilayah Provinsi Banten Berangsur Surut

Situasi Membaik

Kosongnya penghuni level 4 di Jawa Bali itu dilatarbelakangi oleh kian membaiknya situasi Covid di wilayah tersebut, yang antara lain ditandai oleh turunnya kasus harian hingga 98 persen dari titik puncaknya pada 15 Juli. 

Selain itu, hasil estimasi dari tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menunjukkan, untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19, angka reproduksi efektif Indonesia berada di bawah 1, yakni sebesar 0,98.

Ini berarti setiap 1 kasus Covid-19 secara rata-rata menularkan ke 0,98 orang, atau jumlah kasus akan terus berkurang. Dapat pula dimaknai, pandemi Covid19 di Indonesia telah terkendali.

Berita Terkait : Kawal Kerja Sama Sektor Kelautan, Moeldoko: Nelayan Jadi Tuan Di Negerinya Sendiri

Capaian kasus harian juga menunjukkan tren yang terus membaik. Kasus konfirmasi secara nasional hari ini berada di bawah angka 2.000 kasus, dan kasus aktif sudah lebih rendah dari 60 ribu.

"Berbagai capaian tersebut tentu harus kita syukuri. Namun demikian, Presiden dalam rapat terbatas tadi pagi mengingatkan, agar kita tetap waspada dan hati-hati. Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu," tutur Luhut.

Evaluasi Mingguan

Luhut menambahkan, sesuai arahan yang diberikan Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas hari ini, perubahan PPKM Level diberlakukan selama 2 minggu untuk Jawa-Bali.

Berita Terkait : Luhut: Kalau Dilepas, Bahaya!

"Namun, evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat," tandas Luhut. [HES]