Dewan Pers

Dark/Light Mode

Prokes PON Papua Terus Diperketat

Satgas Pastikan Tidak Ada Lonjakan Corona

Sabtu, 2 Oktober 2021 07:20 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito saat menghadiri acara Gladi Pembukaan Pon XX di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Dok. BNPB)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito saat menghadiri acara Gladi Pembukaan Pon XX di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Dok. BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Protokol kesehatan (prokes) di lokasi pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua berjalan optimal. Semoga tidak ada klaster penyebaran Corona.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito memastikan, prokes berjalan di lokasi cabang olahraga tenis, dayung, dan sepak bola putra di Kota Jayapura.

“Saya minta penyelenggara, selalu diingatkan kepada para penonton yang hadir menjaga disiplin protokol kesehatan,” pinta Ganip, saat memantau vaksinasi di Papua, kemarin.

Berita Terkait : Jelang PON XX Papua, Kementan Pantau Keamanan Pangan Hewan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini bilang, salah satu syarat bagi para penonton yang akan hadir harus membawa surat bebas Covid-19 melalui tes antigen.

Di lokasi pintu masuk lokasi pertandingan, juga disediakan tes antigen bagi para penonton dan staf yang belum melakukan tes sebelumnya.

Ganip juga menyempatkan melihat gerai masker yang diinisiasi BNPB di tiap lokasi pertandingan yang dikunjunginya. Sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan pun tak luput dari peninjauannya.

Berita Terkait : Atlet Sepatu Roda DKI Borong 2 Emas

Di setiap pintu masuk, sudah terdapat tempat untuk cuci tangan dan hand sanitizer di beberapa titik lokasi. Namun, masih terdapat lokasi yang belum menempatkan alat pengukur suhu di depan pintu masuk.

Sementara, pada lokasi sepak bola putra, Ganip memberikan catatan penting kepada penyelenggara agar tidak bosan-bosannya mengingatkan para penonton selalu menjaga disiplin protokol kesehatan.

Dia juga mengingatkan, tidak lupa pakai masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan. Hal ini dikarenakan antusiasme para warga cukup tinggi apabila ada pertandingan sepak bola berlangsung. Terlebih, jika tim tuan rumah sedang bertanding.
 Selanjutnya