Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemendes Siap Fasilitasi Pengembangan Desa Wisata Buru Selatan
Kamis, 21 Oktober 2021 18:39 WIB
Sebelumnya
Selain itu desa-desa penerima bantuan juga mempunyai potensi lain seperti potensi budaya maupun destinasi wisata edukasi. “Kalau melihat kualifikasi tersebut tentu Buru Selatan mempunyai potensi besar dalam menerima intervensi dari Kemendes PDTT dan kami komit untuk itu,” tegasnya.
Gus Halim mengungkapkan pasca pandemi, desa wisata mempunyai peluang besar untuk berkembang. Menurutnya seiring terus melandainya kasus Covid-19 di tanah air dan diturunkannya level Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), keinginan masyarakat untuk berwisata sangat besar.
“Fenomena ini akan menjadi peluang besar bagi pengelola desa wisata untuk mendapatkan pemasukan dari para wisatawan,” ujarnya.
Baca juga : Mentan Target Pengembangan 1 Juta Bibit Dan Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat
Sementara itu Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa mengungkapkan desa wisata menjadi andalan untuk mempercepat pembangunan desa di wilayahnya. Desa-desa wisata tersebut memiliki panorama alam yang sangat indah dengan keragaman flora-fauna yang menarik hati.
“Jadi alam kita (Buru Selatan) masih murni, masih natural sekali sehingga punya potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan,” katanya.
Safitri mengungkapkan saat ini ada 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan di Buru Selatan. Sepuluh potensi destinasi wisata itu diantaranya Pantai Wamsoba, Pulau Tomoho, Pulau Oki, Air Babunyi, dan Wisata Air Jin.
Baca juga : BUMDes Salah Satu Kunci Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
“Destinasi wisata tersebut masih dalam kondisi alami sehingga membutuhkan sarana dan prasarana pendukung sehingga kian menarik perhatian dari wisatawan,” katanya.
Lebih jauh Safitri mengatakan pengembangan wisata menjadi andalan Buru Selatan untuk melepas status sebagai wilayah tertinggal. Menurutnya mayoritas desa di Buru Selatan masih berstatus tertinggal.
“Buru memiliki 79 desa, yang terdiri atas 3 desa maju, 29 desa berkembang, 37 desa tertinggal, dan 10 desa sangat tertinggal. Kami berharap pengembangan wisata desa akan mendorong pendapatan masyarakat sehingga status desa akan mayoritas menjadi desa berkembang untuk kemudian perlahan bisa masuk kategori maju dan mandiri,” pungkas Safitri. [DIR[
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya