Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kembali Raih Penghargaan G-Mark

Ini Bukti Produk Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global

Senin, 25 Oktober 2021 10:35 WIB
Produk Indonesia yang meraih penghargaan G-Mark. (Foto: Dok. Kemendag)
Produk Indonesia yang meraih penghargaan G-Mark. (Foto: Dok. Kemendag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Enam produk pemenang Good Design Indonesia (GDI) 2021 kembali meraih penghargaan Good Design Award (GDA) atau G-Mark, sebuah ajang penghargaan desain tingkat internasional yang diselenggarakan Japan Institute of Design Promotion (JDP). Capaian ini diumumkan melalui situs web resmi JDP, Rabu (20/10).

“Dengan berhasil meraih penghargaan ini, menjadi bukti bahwa produk Indonesia mampu bersaing di pasar global. Semoga penghargaan ini mampu menjadi pendorong dalam menggerakkan kembali sektor perdagangan,” ungkap Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (25/10).

Berita Terkait : Kemenperin Bawa Making Indonesia 4.0 Hingga Industri Halal Ke Expo 2020 Dubai

Melalui kolaborasi antara Ditjen PEN Kemendag dengan JDP, GDI kini telah terkoneksi langsung dengan GDA. Dengan kata lain, GDI merupakan screening awal bagi peserta untuk mengikuti GDA selain dari jalur mandiri.

Tahun ini, Ditjen PEN memfasilitasi 20 produk GDI untuk mengikuti The 2nd Screening GDA pada 17-19 Agustus 2021 di Aichi Sky Expo Jepang. Hasilnya, enam produk sukses meraih penghargaan, yaitu Kubiko, Poreblock, Mukura BYOND, Rekajalin, Jukung, serta Cakra Selaras Wahana.

Berita Terkait : Mulai Besok Naik Pesawat Wajib PCR, Ini 6 Kesiapan Bandara Soetta

Salah satu produk yang meraih penghargaan G-Mark adalah Kubiko, produk tas koper dari PT Continental Panjipratama. Produk ini terinspirasi dari gaya hidup mobile para pelancong (traveler) dengan tuntutan tetap produktif, bahkan ketika sedang bepergian. Produk lainnya adalah Poreblock, yaitu beton berpori dalam bentuk paving block yang dapat meresapkan air dari Teknologi Kanggo Nusantara Bagja. Memanfaatkan limbah batu bara dan memiliki laju infiltrasi 100 kali lebih cepat dari paving block konvensional, beton berpori ini memiliki kekuatan yang dapat dilewati truk seberat 8 ton.

Selanjutnya, Mukura BYOND dari PT Mujur Kurnia Ampuh, sebuah roster yang berfungsi sebagai lubang angin untuk ventilasi dan penerangan alami dalam bangunan. Berbahan keramik granit, produk ini 75 persen lebih ringan daripada roster bata dan beton.

Berita Terkait : Mall Bisa Digembok Lagi Lho!

Kemudian, Rekajalin adalah anyaman dari PT Berkat Kriya Tritunggal. Terinspirasi dari ornamen relief candi dan corak anyaman suku Dayak, tercipta teknik anyam Holografis Byoliving. Anyaman ini menggunakan rotan berkualitas dari hutan Kalimantan yang luas dan khusus dipilih sebagai material khas kebanggaan bangsa.

Berikutnya, Jukung dari Karya Dua Anyam. Sebuah wadah modern berbentuk kotak sederhana yang menawarkan kemudahan penyimpanan dan dekorasi yang serba estetik. Terinspirasi dari bentuk perahu milik para penganyam wanita Kalimantan Selatan, karya desainer Eugenio Hendro dan Du Anyam ini dibuat secara handmade menggunakan bahan purun yang fleksibel dan alami.
 Selanjutnya