Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mulai Besok Naik Pesawat Wajib PCR, Ini 6 Kesiapan Bandara Soetta

Sabtu, 23 Oktober 2021 22:23 WIB
Petugas medis mengecek persyaratan penumpang pesawat mlai surat vaksin hingga tes PCR di Bandara Soetta.
Petugas medis mengecek persyaratan penumpang pesawat mlai surat vaksin hingga tes PCR di Bandara Soetta.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan berbagai persiapan terkait adanya peraturan baru terkait transportasi udara di tengan masa pandemi Covid-19. 

Otoritas Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) ini siap memberlakukan ketentuan wajib PCR untuk penumpang pesawat mulai besok, Minggu (24/10). 

Aturan tersebut, tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 88/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Sejalan dengan ketentan tersebut, penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soetta wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR dengan sampel maksimal diambil 2x24 jam sebelum keberangkatan.

“Sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, serta jangkar untuk penerbangan domestik, Bandara Soetta siap mendukung perjalanan dalam negeri dengan transportasi udara selalu memenuhi protokol kesehatan di dalam SE Menhub,” kata President Directof of PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, di Jakarta, Sabtu (23/10).

Berikut persiapan Bandara Soekarno-Hatta untuk penerapan ketentuan baru tersebut

1. Airport Health Center

Berita Terkait : Mantan Direktur WHO Curhat Traveling Naik Pesawat Di Masa Pandemi, Ini Catatannya

Bandara Soetta menyediakan fasilitas tes RT-PCR di Airport Health Center yang terletak di di Terminal 3 dan Terminal 2. 

Di setiap terminal tersedia layanan walk-in service (calon pemumpang langsung datang ke lokasi), lalu pre-order service (calon penumpang melakukan reservasi terlebih dahulu di antaranya melalui aplikasi travelin), kemudian drive thru service. 

Airport Health Center dioperasikan oleh mitra yang memiliki kompetensi di bidang tersebut. 

2. Vaccination Center

Calon penumpang pesawat dapat menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama di sentra vaksinasi (vaccination center) yang terletak di Terminal 2 dan Terminal 3.

3. Vending machine penyedia alat pelindung diri (APD)

Di sejumlah titik di dalam Terminal 2 dan Terminal 3 terdapat vending machine yang selama 24 jam menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kebersihan, seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer, tissue anti-bakteri.

Berita Terkait : Buka Muswil Ke 10, Anies Ajak KAHMI Merawat Persatuan Jakarta

Kemudahan mendapat perlengkapan ini diharapkan dapat membantu calon penumpang untuk dapat selalu menerapkan protokol kesehatan sebagaimana juga ditetapkan dalam SE Menhub Nomor 88/2021.

4. Perangkat atau fasilitas untuk PeduliLindungi

SE Menhub Nomor 88/2021 mewajibkan pelaku perjalanan dalam negeri mengisi eHAC yang ada di aplikasi PeduliLindungi. Di samping itu, dalam memproses keberangkatan, pelaku perjalanan diminta menunjukkan surat hasil tes RT-PCR dan surat vaksin yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi.

AP II bersama stakeholder terkait telah menyiapkan perangkat atau fasilitas untuk mendukung penggunaan aplikasi PeduliLindungi seperti QR code reader, dan sebagainya. 

5. Ruang dan perlengkapan isolasi

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kemenkes di Bandara Soetta memiliki prosedur penanganan bagi orang yang diduga terpapar Covid-19. Dalam mendukung prosedur tersebut, telah disiapkan fasilitas pendukung di Bandara Soekarno-Hatta seperti misalnya ruang isolasi, tandu isolasi (stretcher isolation chamber), hingga ambulans untuk membawa pasien ke rumah sakit rujukan. 

6. Layanan PCR on Arrival

Berita Terkait : Lawan Nepal, Ini Kesiapan Gelandang Beckham Putra

Guna memperkuat protokol kesehatan, Bandara Soekarno-Hatta juga telah menyediakan fasilitas tes PCR di Terminal 3 Kedatangan Internasional bagi penumpang yang baru mendarat dari luar negeri.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan di dalam SE Menteri Perhubungan Nomor 85/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi.
 
Dalam waktu dekat, Bandara Soetta juga akan mengoperasikan Bio Safety Laboratorium Level 2 (BSL 2) guna meningkatkan kapasitas pemeriksaan sampel RT-PCR bagi penumpang dari luar negeri. 

Awaluddin juga memastikan Bandara Soekarno-Hatta dapat beroperasi dengan baik dengan menjalankan berbagai prosedur yang ditetapkan di tengah pandemi Covid-19.

“AP II memastikan Bandara Soekarno-Hatta tetap beroperasi 24 jam setiap harinya dengan melakukan berbagai penyesuaian termasuk menjalankan Biosecurity dan Biosafety Management guna memperkuat protokol kesehatan,” pungkasnya. [KPJ]