Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kunjungi Turki, Menteri PUPR Jajaki Kerja Sama Infrastruktur

Kamis, 4 Nopember 2021 23:03 WIB
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengunjungi beberapa infrastruktur yang ada di Turki, Kamis (4/11)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengunjungi beberapa infrastruktur yang ada di Turki, Kamis (4/11)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah menyelesaikan agenda Conference of the Parties (COP) ke-26 di Glasgow, Skotlandia, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Turki, Kamis (4/11).

Dalam kunkernya ke Turki, Menteri Basuki akan  mengadakan pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk kerja sama di bidang infrastruktur.

Basuki juga akan mengunjungi beberapa infrastruktur yang ada di Turki untuk membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan antar kedua negara. 

Setibanya di Ankara, Turki, Menteri Basuki langsung mengadakan pertemuan dengan Direktur Islamic Development Bank (IDB) Turki, Saleh Jelassi. 

Berita Terkait : Airlangga: Jokowi Terus Dorong Kerja Sama Internasional Untuk Pulihkan Ekonomi

Pertemuan itiu membahas dukungan skema Public Private Partnership (PPP), atau Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), proyek pengolahan limbah untuk energi (waste to energy), dan peningkatan kapasitas SDM melalui pertukaran pengalaman. 

Dalam pertemuan tersebut, Basuki menyampaikan,  penjelasan terkait skema Public Private Partnership (PPP),  atau Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang telah berjalan dalam berbagai proyek infrastruktur di Indonesia. 

"Kami di Indonesia sudah familiar dengan skema KPBU, selain itu kami juga membutuhkan dukungan untuk pembangunan, antara lain melengkapi beberapa ruas utama pada Jalan Tol Trans Sumatera dengan skema KPBU," ujar Basuki.  

Direktur IDB Turki,  Saleh Jelassi menyatakan, IDB sangat mendukung semua pelaksanaan proyek infrastruktur dengan skema KPBU di Indonesia. 

Berita Terkait : Mas Menteri Dorong Penciptaan Lapangan Kerja Lewat Konservasi Penyu

"IDB saat ini berfokus di sektor kesehatan. Khusus di Kementerian PUPR, IDB telah mendukung proyek peningkatan kualitas kawasan kumuh (slum upgrading) di Ditjen Cipta Karya. Kami akan tindaklanjuti hasil pertemuan siang ini di Jakarta," ujarnya. 

Agenda selanjutnya peninjauan Ankara PI Makina dan  ERG, sebuah perusahaan produsen alat konstruksi sekaligus kontraktor Turki yang banyak membangun jalan tol dan bendungan. 

Kunjungan kerja diakhiri dengan peninjauan Command Center Ankara Nigde Highway. 

Lalu,  Menteri Basuki melanjutkan agenda dengan meninjau kantor KBRI Turki di Ankara yang sedang dibangun di Jalan Sukarno bersama Dubes RI untuk Turki M. Lalu Iqbal,. 

Berita Terkait : Jokowi Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Kesehatan ASEAN-India

Esoknya, Basuki akan menyaksikan penandatanganan surat komitmen (LOI) rencana kerja sama antara PT Nindya Karya dan Uçgen Proje. Kemudian akan dilanjutkan pertemuan Menteri PUPR dengan Turkish Contractors Association (TCA). 

Menteri Basuki juga direncanakan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Turki H.E Dr. Mehmet MU┼× untuk membahas berbagai kemungkinan kerja sama ke depan dalam bidang infrastruktur. [MFA]