Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dorong Pemulihan Ekonomi, Menteri Bintang Ajak Para Intelektual Berpikir Kreatif

Kamis, 11 Nopember 2021 17:09 WIB
Dorong Pemulihan Ekonomi, Menteri Bintang Ajak Para Intelektual Berpikir Kreatif

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menekankan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan cendekiawan dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19, sangat dibutuhkan.

Menurut Menteri Bintang, pendekatan kecerdasan keilmuan dan keagamaan khususnya perspektif pemuka agama sebagai opinion leader masyarakat dapat mendorong percepatan pemulihan bangsa.

Berita Terkait : Peduli Ekonomi Syariah, Menteri Erick Banjir Pujian

"Dengan keadaan saat ini yang semakin kompleks, sebagai dampak Covid-19 yang multidimensi, pemikiran cendekiawan yang kritis dan kreatif dengan pendekatan keagamaan,memberikan solusi tepat agar bangsa Indonesia dapat keluar dari krisis akibat Covid-19,” ujar Menteri Bintang dalam kegiatan Musyawarah Nasional Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) 2021 secara virtual, Kamis (11/11).

Menteri Bintang meyakini, dukungan tokoh agama dan cendikiawan dapat diberikan bagi pemberdayaan ekonomi perempuan khususnya pada keluarga miskin, rentan, dan perempuan yang menjadi kepala keluarga.

Berita Terkait : Hari Pahlawan, Menag Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan Bangsa

Hal ini dianggap sejalan dengan tema yang diangkat pada Munas KCBI yakni "Turut Berjuang untuk Indonesia Tangguh–Indonesia Tumbuh."

Menurutnya Pemberdayaan ekonomi perempuan yang berperspektif gender artinya bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berfungsi sebagai sarana bagi perempuan untuk memperoleh pendapatan, semata tetapi juga untuk menghindari kekerasan dan diskriminasi yang mengikat mereka.

Berita Terkait : Kunjungi Turki, Menteri PUPR Jajaki Kerja Sama Infrastruktur

"Perempuan-perempuan yang terlibat dalam aktivitas ekonomi, termasuk kewirausahaan tidak hanya berkiprah sebagai kekuatan ekonomi bangsa, namun sebagai bagian dari perjuangan untuk menjemput kesetaraan, dan mencapai kemajuan bangsa, dan negara," ujar Menteri Bintang.
 Selanjutnya