Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kabar dari Tanah Suci
Agar Lebih Nyaman, Jemaah Haji Lansia dan Risti Tetap di Bus Saat Miqat di Bir Ali
Selasa, 13 Mei 2025 14:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah terus berlangsung. Dalam pergerakan ini, jemaah haji akan singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat umrah wajib.
Pelaksana Bimbingan Ibadah Sektor Bir Ali, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Moh. Khusen, meminta jemaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti) faktor kesehatan untuk tetap tinggal di bus. Hal ini demi keamanan dan kenyamanan jemaah tersebut. Dia akan membimbing para jemaah tersebut mengucapkan niat, tanpa harus turun dari bus di kompleks Bir Ali.
Baca juga : 81.632 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Suci, 13.655 Sudah di Makkah
“Ada standar untuk mempersilakan jemaah yang sakit, tidak kuat jalan jauh, lansia, risti untuk tetap di dalam bus. Kecuali yang sehat dipersilakan turun menuju masjid di dalam,” jelas dosen Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga ini.
Moh. Khusen menjelaskan, jemaah haji Indonesia sudah mengenakan pakaian ihram saat berangkat dari hotel di Madinah. Artinya, mereka sudah mandi ihram dan salat ihram. Ketika di Bir Ali, jemaah lansia dan risti dapat mengucapkan niat dari bus, tanpa harus turun.
Baca juga : Jemaah Haji yang Belum Terima Kartu Nusuk Tetap Bisa Masuk Masjidil Haram
“Setiap bus yang ada lansia yang sakit, yang tidak turun, kami datangi. Kami ajak bersama-sama mempersiapkan diri, dimulai dari memerhatikan pakaian ihram yang dikenakan, kita cek satu per satu. Setelah semuanya siap, kemudian kami bimbing untuk melakukan niat umrah di dalam bus,” jelasnya.
Selanjutnya, Moh. Khusen akan berkoordinasi dengan pimpinan rombongan dalam bus, memastikan sudah belumnya jemaah yang turun dari bus mengucapkan niat ihram, seusai salat di masjid.
Baca juga : Layanan Haji 2025 Berbasis Syarikah, Kenyamanan Jemaah Target Utama
"Kalau sudah, maka selesai, mereka siap berangkat. Kalau ternyata belum atau tidak jelas, saya tawarkan untuk dibimbing bersama-sama," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya