Dark/Light Mode

Rajut Sanad dan Soliditas Jam'iyyah, Pj Ketum PBNU Sowan ke Ploso dan Lirboyo

Jumat, 19 Desember 2025 17:48 WIB
Pj Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa bersilaturahmi ke kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya. (Foto: Dok. PBNU)
Pj Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa bersilaturahmi ke kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya. (Foto: Dok. PBNU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pejabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa, mengawali agenda konsolidasi organisasi di Jawa Timur dengan bersilaturahmi ke kediaman Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya. Kunjungan tersebut diisi dengan rapat dan musyawarah internal PBNU sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan dan soliditas jam’iyyah (organisasi) Nahdlatul Ulama (NU). Pertemuan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan.

“Silaturahmi dan musyawarah dengan Rais Aam merupakan bagian dari adab jam’iyyah NU. Di sinilah kita meneguhkan khidmah, menjaga sanad keilmuan, dan memastikan setiap langkah organisasi tetap berada dalam tuntunan para ulama,” ujar Kiai Zulfa, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (19/12/2025).

Baca juga : Gandeng Universitas Muhammadiyah, Pusat PVTPP Tingkatkan Hasil Riset Pertanian

Usai agenda di Surabaya, Kiai Zulfa melanjutkan perjalanan ke Kediri bersama Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar dan Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Gus Maksum Faqih. Rombongan PBNU sowan ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso untuk bersilaturahmi dengan KH Nurul Huda Djazuli.

Rangkaian silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan sowan ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Tepatnya ke kediaman KH Kafabihi Mahrus, salah satu masyaikh sepuh pesantren tersebut.

Baca juga : Warga Surabaya dan Sidoarjo Ramai Unggah Kerja Nyata Adies Kadir

Menurut Kiai Zulfa, sowan kepada para masyaikh pesantren bukan sekadar agenda kunjungan formal, melainkan ikhtiar menjaga tradisi dan nilai dasar NU yang berakar pada adab, sanad keilmuan, dan persatuan ulama.

“NU dibangun dengan adab, persatuan, dan khidmah. Sowan kepada para kiai adalah ikhtiar menjaga keutuhan jam’iyyah agar NU tetap kokoh dalam membimbing umat dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Baca juga : Ketahanan Pangan Jadi Fokus Pemerintah, Perhatian ke Petani Pun Meningkat

Rangkaian sowan ke Ploso dan Lirboyo ini menjadi bagian dari upaya PBNU untuk menguatkan ukhuwah di kalangan ulama, menjaga marwah organisasi, serta memastikan Nahdlatul Ulama tetap istiqamah berjalan di atas khittah perjuangannya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.