Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Milad Ke-24, Lazismu Perkuat Integrasi Bangun Ekosistem ZISKA Berkelanjutan
Kamis, 9 Juli 2026 19:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) memperingati hari jadinya yang ke-24 dengan mengusung tema "Integrasi Menguatkan Dampak". Tema tersebut menjadi komitmen Lazismu untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam membangun ekosistem zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZISKA) yang terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujaddid Rais mengatakan integrasi menjadi bagian dari nilai-nilai spiritual sekaligus implementasi ajaran Islam untuk memperkuat persatuan dalam menjalankan amanah umat.
"Integrasi adalah sunnatullah. Terinspirasi dari tauhid yang menjadi pondasi kesatuan ketuhanan, kesatuan penciptaan, kesatuan kemanusiaan. Integrasi menautkan setiap hierarki kelembagaan Lazismu di bawah satu kesatuan sistem," ujar pria yang akrab disapa Pak Rais dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Baca juga : Pertamina Dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem SAF Di Indonesia
Menurutnya, tata kelola yang baik dan organisasi yang solid akan membuat amanah umat dapat dijalankan secara maksimal. Integrasi tersebut diwujudkan melalui konsep Satu Sistem, Satu Gerak, Satu Tujuan, sehingga seluruh proses penghimpunan, pengelolaan, penyaluran, hingga pelaporan ZISKA berada dalam satu arah kebijakan nasional.
Dengan sistem tersebut, Lazismu di tingkat pusat, wilayah, hingga daerah diharapkan semakin terhubung dan saling menguatkan. Sinergi juga diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai mitra internal Muhammadiyah maupun lembaga eksternal, seperti Kementerian Agama, BAZNAS, dan organisasi nonpemerintah (NGO).
Rais menambahkan, pemanfaatan teknologi dan integrasi data akan mempercepat proses pengambilan keputusan, mempermudah pelaporan, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik.
Baca juga : INACA Dorong Penguatan Ekosistem Penerbangan & Keberlanjutan di IAS 2026
"Integrasi data dan teknologi akan mempercepat pengambilan keputusan, memudahkan pelaporan, serta meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik. Muaranya, bagaimana seluruh integrasi proses ini memberikan kebermanfaatan dan menguatkan dampak yang luas bagi upaya pemberdayaan umat dan kemanusiaan, khususnya pengentasan mustahik menjadi muzakki," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Lazismu Barry Adhitya mengatakan arah kebijakan tersebut merupakan implementasi Rencana Strategis (Renstra) Lazismu 2025-2030.
"Sesuai amanat RENSTRA Lazismu 2025-2030, kami bertekad menghadirkan ekosistem ZISKA yang terintegrasi, berdampak dan berkelanjutan," ujar Barry.
Baca juga : Menhut Raja Juli Bangun Sistem Merit, Promosi ASN Berdasarkan Kompetensi
Memasuki usia tiga windu, Lazismu akan memfokuskan penguatan tata kelola organisasi, pengembangan program yang membawa perubahan nyata dan berkelanjutan, serta peningkatan profesionalisme amil.
Barry optimistis integrasi pemikiran, perencanaan, dan pelaksanaan program berbasis teknologi akan memperluas manfaat ZISKA sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Peringatan Milad ke-24 juga menjadi momentum bagi Lazismu untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan keadilan sosial, meningkatkan kesejahteraan umat, serta memperluas dampak program pemberdayaan bagi masyarakat di Indonesia maupun mancanegara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya