Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Denmark Lars Bo Larsen, Luncurkan Chatbot Edukasi Diabetes
Senin, 6 Desember 2021 07:45 WIB
Sebelumnya
Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga meluncurkan iklan layanan masyarakat.
Vice President and General Manager Novo Nordisk Indonesia Anand Shetty mengaku, pihaknya akan meningkatkan akses edukasi mengenai diabetes kepada masyarakat demi me-ningkatkan taraf hidup masya-rakat, penderita diabetes, dan meningkatkan pencegahannya.
“Kami mengembangkan TanyaGendis yang merupakan chatbot virtual yang tersedia dalam WhatsApp. Kami ingin memudahkan semua masyarakat mendapatkan informasi mengenai diabetes,” tuturnya.
Baca juga : Dubes Kumar Bharti Luncurkan Buku India-Indonesia
Selain peluncuran tersebut, Novo Nordisk Indonesia, Kemenkes dan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia telah mengadakan beberapa kegiatan dalam memperingati Hari Diabetes Sedunia dan 100 tahun penemuan insulin.
Pertama, pemeriksaan gula darah gratis dan kegiatan peningkatan kesadaran masyarakat di Stasiun Tanah Abang dan komuter.
Kedua, Monas Blue Light sebagai bagian dari Blue Light Monument Challenge yang diadakan secara global setiap tahun.
Baca juga : Optimalkan Layanan, Asabri Luncurkan Pembaruan Aplikasi Mobile
Ketiga, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan talk show kesehatan bagi pengunjung Pasar Tanah Abang.
Sebagai informasi, diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi secara global, diperkirakan 537 juta orang menderita diabetes.
Dengan jumlah tersebut, kurang lebih 1 dari 10 orang di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi 643 juta pada 2030. Kemudian, 784 juta pada 2045 apabila tidak dilakukan tindakan intervensi. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya