Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Polisi Australia Selidiki Kemungkinan Djokovic Ngibul Saat Isi Form Kedatangan
Selasa, 11 Januari 2022 22:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Polisi Perbatasan Australia (ABF) kini tengah menyelidiki kemungkinan superstar tenis Novak Djokovic berbohong, saat mengisi form kedatangan di Negeri Kanguru.
Penyelidikan ini dilakukan, di tengah pertimbangan Menteri Imigrasi Australia Alex Hawke untuk menggunakan kewenangan pribadinya, dalam pembatalan visa petenis nomor 1 dunia asal Serbia.
Baca juga : Permintaan Pemerintah Australia Ditolak, Sidang Banding Djokovic Tetap Digelar Besok
CNN menyebut, dalam pernyataan perjalanan yang menjadi bukti pengadilan untuk menentukan apakah Djokovic akan tetap diizinkan berada di Australia, Djokovic mendeklarasikan diri tidak bepergian dan tidak melakukannya dalam waktu 14 hari, sebelum tiba di Australia pada Rabu, 5 Januari 2021.
Namun, sejumlah foto yang beredar dalam periode dua minggu yang dimaksud mengungkap fakta, Djokovic berada di Spanyol dan Serbia.
Baca juga : Kehadiran Djokovic Di Melbourne Masih Belum Jelas
Melalui situs resminya, Kementerian Dalam Negeri Australia menegaskan, siapa pun yang terbukti memberikan pernyataan perjalanan palsu, akan dikenai hukuman maksimal 12 bulan penjara.
Sayangnya, tim media Djokovic masih belum menyampaikan tanggapannya soal ini. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya