Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pasukan Rusia Bersiap Tinggalkan Kazakhstan

Kamis, 13 Januari 2022 06:25 WIB
Tentara Rusia di Kazakhtan. (Foto: VYACHESLAV OSELEDKO/AFP/GETTY IMAGES)
Tentara Rusia di Kazakhtan. (Foto: VYACHESLAV OSELEDKO/AFP/GETTY IMAGES)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk angkat kaki dari Kazakhstan pekan ini. Penarikan pasukan dilakukan usai situasi keamanan di kawasan tersebut mulai pulih.

Mulai Selasa (11/1), jumlahmassa yang melakukan aksi protes di depan gedung-gedung pemerintahan sudah berkurang drastis. Pasukan yang sebagian besar beranggotakan tentara Rusia itu dikerahkanke Kazakhstan pekan lalu oleh Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) atas permintaan Presiden Kassym-Jomart Tokayev.

Berita Terkait : KKP Tegaskan Larangan Eksploitasi Lumba-lumba

Kazakhstan mengalami kerusuhan terburuk yang pernah dihadapi negara bekas pecahan Uni Soviet itu sejak memperoleh kemerdekaan 30 tahun lalu. Protes atas kenaikan harga bahan bakar meletus di negara Asia Tengah yang kaya minyak dan gas itu pada 2 Januari lalu.

Aksi massa dengan cepat menyebar ke berbagai penjuru negara berpenduduk 19 juta orang tersebut. Slogan-slogan politik yang mencerminkan ketidakpuasan yang lebih luas terhadap Pemerintah otoriter muncul dalam aksi-aksi protes itu.

Berita Terkait : Jika Gagal Juara Champions, Messi Siap-siap Tinggalkan PSG

Selama beberapa hari berikutnya, demonstrasi berubah menjadi sangat keras, sehingga mengakibatkan puluhan warga sipil dan tentara tewas.

Presiden Tokayev mengatakan, CSTO telah menyelesaikan sebagian besar misinya di negara itu. Mereka akan menarik pasukannya dalam dua hari.
 Selanjutnya