Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Oleh-oleh Menlu Retno Marsudi Usai Bertemu Menlu Dan Menhan Prancis
Senin, 21 Februari 2022 15:46 WIB
Sebelumnya
Sedangkan pertemuan dengan Menlu Prancis membahas kerja sama bilateral yang lebih luas. Yaitu bidang kesehatan, transisi energi, hambatan perdagangan komoditi, Indo pasifik dan pertukaran pandangan mengenai perkembangan di Ukraina dan Myanmar.
"Kedua pihak sepakat untuk terus perkuat kerja sama kesehatan," terang Retno, seraya menyampaikan, Indonesia menghargai dukungan vaksin dari Prancis.

Baca juga : Bertemu Menlu Perempuan Negara Pasifik, Retno Marsudi Bahas 4 Hal
Sejauh ini Indonesia telah terima 6.3 juta dosis vaksin dukungan Prancis. Dalam konteks yang lebih strategis, Perancis telah sampaikan dukungan kepada Indonesia untuk menjadi salah satu hub dari pengembangan vaksin mRNA di kawasan Asia.
Sebagain informasi, vaksin mRNA atau messenger Ribonukleat Acid alias RNA Duta masih dikatakan jenis vaksin baru untuk melindungi dari penyakit menular. Jika umumnya, vaksin memasukkan virus yang dilemahkan atau tidak aktif ke dalam tubuh kita untuk memicu respons kekebalan.
Baca juga : Cegah Kekerasan Seksual di Desa, Gus Halim Imbau Desa Terbitkan Perdes
Dengan vaksin mRNA, sel tubuh kita diajarkan cara membuat protein—atau bahkan hanya sepotong protein—yang memicu respons imun di dalam tubuh.
Menurut Menlu Retno, perluasan produksi vaksin mRNA merupakan hal krusial dalam memastikan keadilan dan pemerataan vaksinasi di dunia.
Baca juga : Bamsoet Minta Vaksinasi Booster Untuk Lansia Dan PBI BPJS Kesehatan Gratis
“Dalam jangka panjang, kami ingin meningkatkan kapasitas produksi vaksin mRNA. Perluasan hub produksi dan transfer teknologi vaksin ke negara-negara berkembang dapat mendorong pemerataan dan keadilan vaksinasi dunia," ujar Retno.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya