Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Putin Teken UU Baru
Media Internasional Ramai-ramai Stop Siaran Dari Rusia
Minggu, 6 Maret 2022 23:08 WIB
Sebelumnya
Lebih lanjut, Davie menerangkan bahwa wartawan BBC akan terus melaporkan perang di Ukraina dan di seluruh dunia.
Langkah serupa juga diambil CNN. “CNN akan menghentikan siaran di Rusia sementara kami terus mengevaluasi situasi dan langkah kami selanjutnya,” kata juru bicara CNN seperti dikutip Reuters pada Sabtu (5/3).
Baca juga : Di Tengah Fluktuasi Pasar Internasional, PLN Pastikan Pasokan Batubara Tercukupi
Selain CNN, BBC, Bloomberg, hingga Canadian Broadcasting Corp juga telah menangguhkan siaran mereka dari Rusia.
“Adanya Undang-Undang Pidana, yang tampaknya dirancang untuk membungkam wartawan independen membuat situasi tidak mungkin untuk melanjutkan praktir jurnalisme normal di dalam negeri,” pernyataan Pemimpin Redaksi Bloomberg John Miclethwait.
Baca juga : Garuda Berhasil Evakuasi 80 WNI Dan 3 WNA Dari Ukraina
Putin juga menandatangani RUU yang akan memungkinkan denda atau hukuman penjara hingga tiga tahun karena menyerukan sanksi terhadap Rusia. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya