Dark/Light Mode

Tak Melulu Bahas Perang Rusia Vs Ukraina

G20 Fokus Kerja Sama Politik Bukan Jadi Panggung Politik

Sabtu, 12 Maret 2022 06:25 WIB
Warga Ukraina di Paris, Prancis, melakukan aksi protes di depan Kedubes Rusia, Senin (7/3), mendesak agar perang segera dihentikan. (Foto: Peter Liu/ AFP Photo).
Warga Ukraina di Paris, Prancis, melakukan aksi protes di depan Kedubes Rusia, Senin (7/3), mendesak agar perang segera dihentikan. (Foto: Peter Liu/ AFP Photo).

 Sebelumnya 
Menurutnya, ada banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. G20 akan selalu fokus pada kepentingan dunia, terutama masalah-masalah pandemi dalam dua tahun terakhir.

Karena itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk mencapai tujuan bersama di tengah berbagai tantangan. Termasuk konflik Rusia dan Ukraina.

Jangan Menghakimi

Baca juga : Anis Matta: Indonesia Harus Siapkan Skenario Atasi Dampak Ekonomi

Dalam posisinya sebagai Presiden G20, Indonesia dianggap bisa mendorong Ukraina dan Rusia membuat kesepakatan.

Hal itu disarankan Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana.

Menurut Hikmahanto, upaya lain yang perlu dilakukan Indonesia adalah mendorong agar Rusia dan Ukraina menyepakati gencatan senjata. Termasuk mendorong Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara/NATO, membuat pernyataan tertulis tidak akan menerima Ukraina sebagai anggota.

Baca juga : Harga Avtur Naik, Biaya Operasional Maskapai Membengkak

Dia menjelaskan, politik luar negeri Indonesia dapat diabdikan untuk kepentingan nasional. Maka semua negara adalah sahabat.

“Indonesia harus menjaga jarak yang sama dengan Ukraina dan Rusia. Indonesia jangan buru-buru menghakimi tindakan Rusia di Ukraina sebagai invasi,” sarannya.

Hikmahanto mengutip pernyataan Presiden Jokowi, yang menjawab desakan dari negara-negara Barat untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaan Rusia pada G20. Jokowi menegaskan, G20 berfokus pada kerja sama politik antarnegara, bukan jadi panggung politik. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.