Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Waspadai Rusia Setelah Serang Ukraina
Negara Sekutu Berlomba Modernisasi Persenjataan
Kamis, 7 April 2022 08:05 WIB
Sebelumnya
Bahkan Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida pun mengejutkan banyak pengamat, karena segera menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Kemudian, Negeri Sakura itu mengirim bantuan militer yang tidak mematikan ke Ukraina. Keinginan Kishida ini memperkuat pertahanan Jepang akan lebih menantang.
Baca juga : Pengamat: Pemberian Kompensasi Harus Berbasis Regulasi
Sebelumnya, Australia juga mempercepat rencana pembelian rudal serang jarak jauh. Ini merupakan upaya Negeri Kanguru berjaga-jaga terhadap ancaman China dan Rusia.
Baca juga : Petani Swadaya Makin Minat Bermitra Dengan Perusahaan Sawit
Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton mengatakan, percepatan mempersenjatai kembali jet-jet tempur dan kapal perang mereka, akan menelan biaya 2,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp 37 triliun. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya