Dark/Light Mode

170 Warga Palestina Terluka, Erdogan Kutuk Israel

Selasa, 19 April 2022 07:30 WIB
Pengunjuk rasa Palestina pakai papan menangkis tembakan pasukan keamanan Israel saat bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem 15 April 2022. (Foto Reuters/Ammar Awad)
Pengunjuk rasa Palestina pakai papan menangkis tembakan pasukan keamanan Israel saat bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem 15 April 2022. (Foto Reuters/Ammar Awad)

 Sebelumnya 
Turki di masa lalu telah meluncurkan berbagai inisiatif di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) terkait tindakan Israel terhadap Palestina dan kebijakannya mengenai Yerusalem atau statusnya.

Turki, yang mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel Palestina, mengatakan, pemulihan hubungan dengan Israel juga akan membantu menemukan solusi untuk masalah ini. Namun, Turki juga menegaskan pihaknya tidak akan mengabaikan komitmen kepada Palestina untuk hubungan yang lebih baik dengan Israel.

Baca juga : Satu Palestina Tewas Di Hari Ke 5 Operasi Militer Israel Di Tepi Barat

Awal bulan ini, Erdogan telah mengatakan kepada Presiden Israel, Isaac Herzog, yang juga ditemuinya di Ankara bulan lalu. Ia mengharapkan pihak berwenang Israel peka terhadap Al-Aqsa selama Ramadan dan menekankan pentingnya mengizinkan warga Palestina memasuki Israel.

Sebelumnya, Erdogan dan Guterres membahas perang Rusia-Ukraina dan ketegangan baru-baru ini di Yerusalem. Erdogan menekankan pentingnya pembicaraan Istanbul untuk dialog damai Rusia-Ukraina dan upaya menyelesaikan konflik di antara kedua pihak.

Baca juga : Suara Presiden 3 Periode Bukan Suaranya Istana

Setidaknya 1.982 warga sipil telah tewas dan 2.651 terluka di Ukraina sejak perang dimulai pada 24 Februari. Lebih dari 4,8 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7 juta lebih pengungsi yang berpindah antar wilayah di Ukraina.
Selain masalah Ukraina dan Rusia, keduanya juga membahas ketegangan baru-baru ini di Yerusalem. Erdogan mengatakan kepada Guterres bahwa Ankara mengutuk keras intervensi Israel terhadap jamaah di Masjid AlAqsa dan menilai tindakan itu tidak dapat diterima. Mereka juga mengevaluasi langkah-langkah bersama yang dapat dilakukan untuk mencapai perdamaian di kawasan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.