Dark/Light Mode

Singapura Laporkan Kasus Hepatitis Akut Misterius, Korbannya Bayi 10 Bulan

Minggu, 1 Mei 2022 09:11 WIB
KK Women`s and Children`s Hospital, Singapura (Foto: Net)
KK Women`s and Children`s Hospital, Singapura (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura mengumumkan kasus hepatitis akut misterius alias tak diketahui penyebabnya, Sabtu (30/4). Kasus ini melibatkan seorang bayi laki-laki berusia 10 bulan. 

Investigasi pun langsung dilakukan, untuk memastikan apakah kasus tersebut mirip dengan wabah global yang berlangsung baru-baru ini.

"Faktanya, lebih dari 200 kasus yang diduga dan kemungkinan hepatitis akut dengan penyebab yang tidak diketahui telah dilaporkan pada anak-anak di 17 negara," kata Kemenkes Singapura seperti dikutip Channel News Asia, Minggu (1/5).

Baca juga : Luncurkan Laporan Tahunan HAM, AS Sebut Perang Brutal Rusia Di Ukraina

Situasi ini terus dipantau dengan cermat oleh Singapura. Seluruh petugas medis diminta mewaspadai anak-anak kecil yang menunjukkan tanda dan gejala hepatitis, yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi. 

Protokol kebersihan normal seperti mencuci tangan dan kebersihan pernapasan yang baik, membantu mengurangi risiko penyebaran berbagai penyakit infeksi umum. Termasuk, infeksi adenovirus.

Anak-anak yang tidak sehat disarankan untuk tidak bersekolah dulu. Tinggal di rumah, sampai tak menunjukkan gejala atau sudah fit untuk kembali ke sekolah.

Baca juga : Singapura Laporkan Lebih dari 8.800 Kasus Reinfeksi Covid Dalam 5 Bulan

Orangtua harus waspada terhadap tanda-tanda hepatitis, dan langsung menghubungi dokter jika khawatir.

Berikut gejala penyakit hepatitis yang patut diwaspadai:

  1. Urin gelap, kotoran pucat, berwarna abu-abu
  2. Menguningnya bagian putih mata atau kulit (jaundice)
  3. Kulit gatal
  4. Nyeri otot atau sendi
  5. Demam mual, muntah atau sakit perut
  6. Kelesuan atau kehilangan nafsu makan 

[HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.