Dark/Light Mode

Ini Cara Dubes Palestina Di Jakarta Gelar Penghormatan Ke Shireen

Jumat, 13 Mei 2022 20:29 WIB
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat,13 Mei 2022). (Foto RM/Paul Yoanda)
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat,13 Mei 2022). (Foto RM/Paul Yoanda)

 Sebelumnya 
Al Shun bilang, rakyat dan Pemerintah Palestina menjadikan Shireen sebagai syahidah. Namun, menurutnya, kekejaman yang dialami Palestina belum berakhir. Israel terus melakukan politik pendudukan pada rakyat Palestina.

"Kami memanggil dunia dan komunitas internasional untuk mendukung Palestina. Untuk memperjuangkan apa yang kami hadapi, penindasan yang dilakukan Israel," katanya.

Baca juga : Bantai Filipina 4-0, Garuda Muda Selangkah Lagi Ke Semifinal

Dengan cara itu, kata dia, hak-hak bagi rakyat Palestina bisa didapatkan dan diwujudkan. Pasalnya, penyerangan yang dilakukan tentara dan pendatang Israel, menunjukkan bahwa mereka ingin terus menciptakan kehancuran di wilayah Palestina.

Ia menjelaskan, pendatang Israel terus melakukan konfrontasi. Terutama untuk menjadikan tempat-tempat suci seperti Masjid Al Aqsa, agar tidak dimiliki umat Islam. Ramadan lalu, warga juga harus menghadapi penyerangan yang di lakukan warga pendatang dan tentara Israel. 

Baca juga : Mantan Dubes RI Yusron Ihza Mahendra Terima Penghargaan Dari Jepang

Dubes Al Shun menyebut, Rakyat Palestina telah hidup dalam kekejaman dan kekerasan yang dilakukan Israel selama 74 tahun. Ia menilai, sudah sewajarnya komunitas internasional mengucilkan Israel. "Perlindungan internasional juga dibutuhkan sehingga kami bisa terbebas," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, dunia malah diam saat menyaksikan instabilitas di negaranya. Padahal, stabilitas adalah hal yang sangat penting bagi Palestina. Penting bagi umat Muslim, dan juga Kristen yang ada di negara itu. Kecaman saja tidak cukup.

Baca juga : Ini 3 Talenta Lokal Yang Merapat Ke Maung Bandung

"Harus ada langkah nyata. Sehingga mereka tunduk pada resolusi internasional," pungkasnya.***

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.