Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Rusia menebar ancaman pada dua negara Skandinavia, Finlandia dan Swedia. Ancaman itu merupakan buntut dari niat kedua negara itu bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Moskow yang merasa keamanan nasionalnya terancam atas niat kedua negara itu, memperingatkan akan mengambil langkah-langkah militer.
Baca juga : Maria Febe, Tenang Ketika Dengar Adzan
Pasalnya, jika Finlandia dan Swedia bergabung menjadi anggota NATO, akan membuat Rusia dikelilingi negara-negara anggota aliansi itu, dari wilayah Laut Baltik hingga Kutub Utara. Itu dianggap akan menjadi kemunduran bagi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang berupaya memecah kekuatan NATO.
Di saat yang sama, penyaluran senjata NATO dan dukungan militer lainnya ke Ukraina, menurut Moskow, bentuk konflik langsung antara NATO dan Rusia.
Baca juga : Polandia Vs Swedia: Lewandowski Kontra Ibrahimovic
“Selalu ada risiko, konflik semacam itu berubah menjadi perang nuklir skala penuh, skenario yang akan menjadi bencana bagi semua,” kata Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, dilansir Associated Press, kemarin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya