Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menkes Malaysia Umumkan Kemunculan 2 Subvarian Baru Covid

Jumat, 10 Juni 2022 09:31 WIB
Ilustrasi virus Corona (Foto: Net)
Ilustrasi virus Corona (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengumumkan kemunculan dua subvarian Omicron, yang memiliki tingkat penularan tinggi dalam tiga kasus baru di negara tersebut, Kamis (9/6).

"Jadi, ada dua kasus dengan BA.5 dan satu kasus dengan subvarian BA.2.12.1," cuit Khairy via Twitter, Kamis (9/6).

Saat ini, kedua turunan baru Covid tersebut berstatus di bawah pengawasan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Masuk kategori VOC-LUM (variant of concern lineages under monitoring)

Berita Terkait : Jelang Piala Presiden, Skuad Laskar Sape Kerrab Rapatkan Barisan

"Sejauh ini, tingkat risikonya relatif sama, tidak jauh beda," imbuhnya.

April lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkap, 90 persen penularan Covid di Negeri Paman Sam didominasi varian BA.2 dan subvarian BA.2.12.1.

Varian BA.5 pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan, dan mendominasi penyebaran kasus Covid di wilayah tersebut. Varian ini memiliki kesamaan genetik dengan BA.4.

Berita Terkait : Malam Ini Lawan Arema, Debutan RANS Nusantara Mau Uji Mental

Per Kamis (9/6), Malaysia melaporkan 1.518 kasus baru. Sehingga total kasus Covid sejak Maret 2020, menjadi 4,5 juta.

Seperti dilansir The Straits Times, Malaysia memutuskan memasuki fase endemik hidup dengan virus pada 1 April, dengan memulihkan semua kegiatan sosial ekonomi. Penggunaan masker di dalam ruangan, masih wajib. Sedangkan di luar ruangan, bersifat optional.

Berdasarkan data Rabu (8/6),  jumlah pasien Covid yang dirawat di rumah sakit Malaysia tergolong rendah. Hanya mencakup 12,7 persen dari total 470 pasien baru.

Berita Terkait : Waspada, Varian Baru Bisa Muncul Lagi

Sementara jumlah pasien ICU akibat Covid, hanya berjumlah 5,8 persen dari total 26 pasien. ■