Dark/Light Mode

Penembak Shinzo Abe Pernah Nyaris Bunuh Diri, Hidup Susah Setelah Ibunya Nyumbang 100 Juta Yen Untuk Gereja

Sabtu, 16 Juli 2022 07:30 WIB
Tetsuya Yamagami, penembak mantan PM Jepang Shinzo Abe (Foto: Kyodo)
Tetsuya Yamagami, penembak mantan PM Jepang Shinzo Abe (Foto: Kyodo)

 Sebelumnya 
Gereja Unifikasi yang didirikan di Korea Selatan pada tahun 1954 oleh Sun Myung Moon, dikenal dengan pernikahan massalnya. Sekte tersebut memiliki reputasi kontroversial di Jepang. Jemaahnya, konon ada 600 ribu.

Baca juga : Hati-hati, Covid Masih Jadi Ancaman Untuk Lansia Dan Komorbid

Di masa lalu, Gereja Unifikasi menjadi subyek dari serangkaian keluhan, yang mengklaim bahwa gereja memaksa orang untuk membeli panci dan perekat yang mahal.

Baca juga : Rayakan Bastille Day, Doakan Presidensi G20 Indonesia

Ini juga mendorong orang percaya untuk menyumbangkan 10 persen pendapatan mereka.

Baca juga : WNI Di Jeddah Girang Dapat KTP Elektronik

"(Mantan Perdana Menteri) Nobusuke Kishi mengundang gereja (ke Jepang dari Korea Selatan). Jadi saya membunuh (cucunya) Abe," kata Yamagami, menurut sumber investigasi. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.