Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Mengaku tak berhenti kentut selama lima tahun, Tyrone Prades menuntut penjual sandwich ham tempat dia makan. Dia menggugat gerai makanan itu sebesar 200 ribu poundsterling, atau sekitar Rp 3,6 miliar.
Dia juga menuntut toko itu ditutup. karena, selain Prades, ada juga pelanggan lain yang mengalami sakit perut usai mengonsumsi makanan yang dijual di tempat itu.
Baca juga : Sekar Perhutani Gelar Aksi Damai Selamatkan Hutan
Mengutip Daily Star kemarin, kejadian itu berlangsung pada Desember 2017. Dia makan sandwich ham saat berkunjung ke Pasar natal di Birmingham, Inggris, bersama istri dan anak-anaknya.
Tapi usai mengonsumsi makanan itu, Prades mengeluh perutnya tak enak. Bahkan, dia hanya bisa terbaring di tempat tidur selama lebih dari sebulan. Prades menderita kram perut, demam, muntah, dan diare. Dia juga disebut terinfeksi bakteri salmonella.
Baca juga : Kemarin Menguat, Pagi Ini Rupiah Loyo
Selain itu, Prades juga mengaku tidak berhenti buang angin selama lima tahun. Bahkan, dia beberapa kali harus menahan malu, karena tak bisa menahan buang angin.
Pengacara Prades, Robert Parkin mengatakan, perut kliennya kembung, dan terus mengeluarkan suara. “Gejala-gejala yang dialaminya telah mengubah hidupnya,” ujar Parkin. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya