Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dubes RI Untuk Vietnam Denny Abdi
Jajaki Kerja Sama Pengembangan Industri Hi-Tech
Selasa, 2 Agustus 2022 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Besarnya jumlah populasi generasi muda baik di Indonesia Vietnam, menjadi salah satu modal dasar kedua negara dalam menjalin kerja sama di bidang Research and Development dan pengembangan industri hi-tech.
Hal ini disampaikan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Vietnam, Denny Abdi dalam pertemuan dengan Secretary Party Committee Ho Chi Minh City, Nguyen Van Nen, Kamis (28/7). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Baca juga : Bahlil Percepat Pengembangan Investasi Hijau Berkelanjutan
“Kita harus terus membangun dan mengembangkan potensi diri untuk membentuk ASEAN yang kuat dan berdaya saing,” ujar Denny, dalam keterangan resminya, Sabtu (30/7).
Secretary Nen menyampaikan, hubungan erat Indonesia dan Vietnam telah dibangun sejak persahabatan founding fathers kedua negara: Presiden Soekarno dan Presiden Ho Chi Minh.
Baca juga : Gandeng 22 Bank, Artajasa Sepakati Kerja Sama Layanan BIP Terhubung BI-FAST
“Kekuatan ini menjadi tanggung jawab bersama kedua negara saat ini, untuk terus mempromosikan kerja sama dalam berbagai bidang dan memupuk solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan global,” katanya.
Sebagai sesama anggota ASEAN, Indonesia dan Vietnam memegang peran penting dalam menguatkan sentralitas ASEAN terhadap rivalitas kekuatan global di kawasan.
Baca juga : Dubes RI Untuk Nigeria Jajaki Peluang Bisnis, Tawarkan Suplemen Pertanian
Total perdagangan bilateral Indonesia dan Vietnam di 2021 telah mencapai nilai 11,5 miliar dolar AS (Rp 170 triliun). Atau sudah melampaui target perdagangan sebesar 10 miliar dolar AS (Rp 148 triliun). ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya