Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Selain itu, Kemlu juga telah meminta konfirmasi mengenai penahanan dua kapal lainnya. Yakni KMN Arsila 77 yang memiliki tujuh kru. Dan KMN Baraka Paris dengan enam kru. Hingga kini, nasib 13 kru kapal itu masih belum diketahui.
"Kami meminta akses kekonsuleran segera dibuka untuk bisa mengakses para nelayan tersebut," jelasnya.
Baca juga : KAI Remajakan Kereta Ekonomi Untuk Tingkatkan Kenyamanan
KUAI PNG, lanjut Judha, telah menyampaikan penyesalan atas meninggalnya nelayan Sugeng. KUAI PNG mengonfirmasi, bahwa pada saat kejadian, sedang ada patroli rutin dari aparat keamanan negaranya.
"Dan berbagai permintaan yang dilayangkan Indonesia akan segera diproses Pemerintah PNG," katanya.
Baca juga : Perbaiki Tata Kelola, Kemenpora Terapkan Tanda Tangan Elektronik
Lebih lanjut, kata dia, Duta Besar RI untuk Papua Nugini Andriana Supandi juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terkait yang ada di Papua Nugini.
"Jadi kita telah menyampaikan nota diplomatik secara resmi," tandas Judha.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya