Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Sebelumnya
Selain itu, Kemlu juga telah meminta konfirmasi mengenai penahanan dua kapal lainnya. Yakni KMN Arsila 77 yang memiliki tujuh kru. Dan KMN Baraka Paris dengan enam kru. Hingga kini, nasib 13 kru kapal itu masih belum diketahui.
"Kami meminta akses kekonsuleran segera dibuka untuk bisa mengakses para nelayan tersebut," jelasnya.
Baca juga : KAI Remajakan Kereta Ekonomi Untuk Tingkatkan Kenyamanan
KUAI PNG, lanjut Judha, telah menyampaikan penyesalan atas meninggalnya nelayan Sugeng. KUAI PNG mengonfirmasi, bahwa pada saat kejadian, sedang ada patroli rutin dari aparat keamanan negaranya.
"Dan berbagai permintaan yang dilayangkan Indonesia akan segera diproses Pemerintah PNG," katanya.
Baca juga : Perbaiki Tata Kelola, Kemenpora Terapkan Tanda Tangan Elektronik
Lebih lanjut, kata dia, Duta Besar RI untuk Papua Nugini Andriana Supandi juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terkait yang ada di Papua Nugini.
"Jadi kita telah menyampaikan nota diplomatik secara resmi," tandas Judha.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya